Meriah Pawai Karnaval HUT Kemerdekaan RI ke 78 Gelar di Desa Sumbersuko,

LUMAJANG – jejakkasus.info. Pemerintah Desa ( Pemdes) Desa Sumbersuko, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang Jawa Timur, menggelar pawai karnaval untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI yang ke 78, pada hari, Sabtu, 30/09/2023.

Karnaval di Desa Sumbersuko diadakan untuk memperingati HUT. RI yang ke 78 acara begitu meriah dengan diikuti kurang lebih 26 peserta dari kalangan umum dan sekitarnya, acara berlangsung aman terkendali.

Hal itu sudah menjadi tradisi setiap tahun sekali diadakan, untuk mengundang perhatian ribuan warga, masyarakat Desa Sumbersuko antusias melihat peserta karnaval dengan keunikan masing – masing dan beratraksi menunjukkan kebolehannya.

Kepala Desa Sumbersuko Ahmad Taufik, saat dikonfirmasi awak media jejakkasus.info. Sabtu, 30/09/2023. Bahwa dirinya bersukur atas terselenggaranya pawai Karnaval HUT RI yang ke 78. “Kami ikut mengapresiasi biar untuk lebih semangat Desa Sumbersuko dan sekitar, “kata Ahmad Taufik (Kades)

Adapun tujuan di adakanya pawai /karnaval tersebut ialah untuk mengikat tali persaudaraan dan meramaikan tradisi kebudayaan desa tersebut.sehingga dengan adanya semacam ,kegiatan tersebut akan saling membaur dan saling erat dalam kerukunan ,kebersamaan dalam kehidupan di desa tersebut.

Hasil keterangan dari salah satu warga Hafia, saat ditemui awak media di sela kegiatan karnaval, mengatakan, kalau dirinya ikut senang dan terhibur dengan adanya pawai karnaval seperti saat ini, selain itu. “Kami ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Desa Sumbersuko yang pada saat ini di Pimpin oleh Ahmad Taufik, yang telah mengapresiasi masyarakat dengan baik dan semoga tetap langgeng, “jelasnya.

Kepala Desa Ahmad Taufik berharap kepada masyarakat Desa Sumbersuko, yang dikenal petani tembakau kasturi, agar tetap semangat dan meningkatkan kualitas dan kuantitas tembakau yang ada di Desa Sumbersuko ini, “Tidak ada yang tidak mungkin jika mau berusaha, termasuk diantaranya untuk dapat menggerakkan sekto Usaha Mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan melestarikan budaya melinting tembakau, untuk mendongkrak perekonomian masyarakat Lumajang, ” harapnya.

penulis (Rh)
Editor: Pria Sakti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *