Mewujudkan  Akses Internet di Wilayah Nias Barat

Nias Barat l Jejakkasus.info – Peletakan batu pertama pembangunan Tower Base Transceiver Station (BTS) 4G atau tower telekomunikasi Bhakti kominfo dilaksanakan di Desa Gunung Cahaya, Kecamatan Sirombu, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, Kamis (6/10).

Dalam laporannya Kepala Dinas Kominfo Nias Barat, Sihama Gulo,S.Pd mengatakan bahwa, tujuan pembangunan tower BTS adalah a). mewujudkan peningkatan, percepatan, perluasan dan pemerataan akses telekomunikasi; b). Mewujudkan pemerataan akses internet dan c) mempercepat kebutuhan akses internet untuk masyarakat ucapnya.

Sementara Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu dalam arahannya menyampaikan bahwa, Bhakti kominfo akan membangun 10 tower di wilayah Nias Barat pada tahun 2022.

Tahun 2022 ini dari Bhakti Kominfo, Kementrian Komunikasi dan Informatikan Republik Indonesia membangun 10 titik tower di Nias Barat dan salah satunya di Desa Gunung Cahaya yang sekarang dimulai pembangunannya, ucapnya.

Disampaikan Bupati  bahwa, pembangunan tower BTS di daerah itu diharapkan menjawab kebutuhan masyarakat akan jaringan telekomunikasi.

“Kendatipun demikian, Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu juga tak lupa mengingatkan masyarakat setempat, apabila tower BTS (jaringan internet) aktif supaya dipergunakan pada hal-hal positif dan kemajuan, terutama untuk menambah ilmu pengetahuan, ujar beliau”.

Sebelum peletakan batu pertama, dilaksanakan penyerahan surat hibah tanah oleh penghibah tanah, Yairo Daeli kepada Bupati Nias Barat.

Selanjutnya dilaksanakannya peletakan batu pertama pembangunan tower oleh Bupati Nias Barat, Khenoki Waruwu dan diikuti oleh Pj. Sekda Nias Barat, Sozisokhi Hia, SH.,MM, Camat Sirombu, Mesrawani Zalukhu, kemudian mewakili Kepala OPD, unsur forkopimca oleh Danramil 09 Sirombu, PLTU Edi Zalukhu, Tokoh masyarakat, Kepala Desa Gunung Cahaya, Yatafati Daeli, S.Pd dan penghibah tanah, Yairo Daeli.

Peletakan batu pertama pembangunan tower BTS kali ini turut dihadiri oleh, Staf Ahli, Asisten, Kapolsek Sirombu, IPDA Osiduhugó Daeli dan masyarakat setempat. (TZ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *