Ngopi Bareng Teman-Temannya Pria ini Tewas diWarkop

by -2,247 views

www.jejakkasus.Info | Sinjai, Takdir (35) salah satu warga Dusun Passahakue Desa Pasimarannu Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjai Hembuskan Nafas Terakhirnya disalah Satu warung kopi (warkop) di jl.Tondong Kelurahan Biringere Kabupaten Sinjai Rabu 19 Desember 2018.

Pria tersebut Sedang ngopi bareng dengan teman-temannya disalah satu warkop dikabupaten sinjai, tiba-tiba lemas dan tergeletak ditempat duduknya,

Sontak Para pengunjung warkop dan teman-temannya yang menyaksikan kejadian tersebut bergegas menolong dan segera menghubungi Pihak Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sinjai melalui layanan Emergency, kendati demikian nyawa pria tersebut tidak bisa diselamatkan.

Salah Satu Saksi mata, Ilham Hs mengatakan pria tersebut sedang ngopi bareng dengan teman-temannya namun tiba-tiba tergeletak dan tidak sadarkan diri.

“Saya juga tidak tau pasti apakah dia minum kopi atau minuman lainnya yang jelas pria tersebut tergeletak disamping teman-temannya, kemudian saya segera menghubungi pihak Rumah Sakit Umum Daerah Sinjai Segera datang ke warkop 41 Cafe Untuk Melakukan pertolongan Medis kepada pria tersebut”, ungkapnya.

Setelah dikonfirmasi dengan pihak rumah sakit, melalui Dokter Dilla yang saat itu sedang piket malam mengatakan bahwa pasien tersebut tiba di RSUD Kabupaten Sinjai sudah dalam keadaan meninggal sebelum mendapatkan tindakan medis,

“Dari dalam saya dengar bunyi sirine kemudian saya keluar, pas melihat ternyata pasien yang sudah meninggal, Pasien tersebut ternyata sudah kaku dan dingin, kukunya pun sudah membiru semua begitupun pupil matanya yang sudah melebar yang menjadi tanda pasti bahwa pasien sudah meninggal, pasien tersebut kena serangan jantung dalam hal ini jantung pasien tiba-tiba berhenti, hal tersebut bisa dipicu beberapa hal, diantaranya kelelahan, tekanan darah tidak terkontrol, dan mungkin juga kelebihan cafein” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan jenazah korban sudah diserahkan pada pihak keluarga, dan dibawa kerumah duka untuk disemayamkan.

(Syarif H)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *