Nurhayati Sangat Kesal “Uangnya Rp:2.4 Dibuku Tabungan BNI Lenyap”

oleh -53 Dilihat

Jejakkasus.info l Labuhanbatu – Sumut

Kamis (20/05/2021) Sekira Pukul 15:55 Wib Nurhayati mengatakan kepada awak media Detikkasus. “Pada Hari Rabu 28 April 2021 saya menuju BANK BNI Rantauprapat Provinsi Sumatera Utara, untuk mencari tau tentang pinjaman yang saya ajukan melalui kelompok Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar”.

Salah seorang yang saya temui di BANK BNI Rantauprapat pada 28 April mengatakan, “Uang saya senilai (2.4) Dua Juta Empat Ratus Ribu Rupiah, yang ada dibuku tabungan BNI sudah diambil orang. Alias lenyap tak bertuan”. Rasa kaget bercampur kesal bahkan menjadi timbul gundah gulana, siapa sebenarnya yang berhasil mencaplok uang tersebut. Ujar Nurhayati

Jika buk Nurhayati ingin tau info detailnya, “Sebenarnya bisa kita lihat melalui CCTV siapa yang mengambil uang itu, hanya saja cara kerjanya agak ribet bangat. Untuk sementara ini coba cari tau buk dari pihak yang menyalurkan dan sukur-sukur dapat info akuratnya, ujar Nurhayati kepada awak media Detikkasus sambil mengenang penyampaian dari pihak Bank BNI Rantauprapat.

Menyikapi penyampaian Nurhayati tersebut diatas, akhirnya sekira Pukul 17:12 Wib melalui situs WhatsAAp awak media menghubungi SITI HAJRAH Ketua Pengurus PNM Mekar dan ia mengatakan “Assalamualaikum pak, maaf sebelumnya atas informasi yang bapak terima uangnya telah diambil orang tanpa sepengetahuan untuk informasi itu bapak dapat dari pihak mana?”.

Siti Hajrah menambahkan “Silahkan pihak BNI Rantauprapat yang menghubungi saya sendiri pak, atas informasi yang disampaikan pihak BNI Rantauprapat sendiri pak, apakah dari maksud penyampaian bahwa sudah ada penarikan atau diambil orang tanpa sepengetahuan”. Ujarnya

Ramlan Nasution Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) TIPIKOR KRIMINALITAS “Menyayangkan raipnya uang dari buku tabungan atau dari nomor rekening 099618XXXX atas nama Nurhayati, buku tabungan bahkan kartu ATM ada ditangan sikorban lantas bagaimana bisa lenyap itu uang. Apakah ada jenis tuyul jadi-jadian hingga ia mampu mengambilnya”.

“Dalam insiden seperti ini sangat tidak layak terjadi, apa lagi kejadian ini tentunya menyangkut nama baik menajemen BANK BNI. Pihak BANK BNI sangat diharapkan untuk mampu menemukan pelakunya, dan harusnya sipelaku dapat menuai hukuman yang setimpal atas perbuatannya”. Kisah yang dialami Nurhayati mungkin bisa jadi, juga dirasakan orang lain sebagai peminjam di PNM Mekaar. Ujar Ramlan Nasution

(J. Sianipar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.