Operasi Patuh Semeru 2025 Berakhir: Satlantas Polrestabes Surabaya Catat 106.896 Pelanggaran Lalu Lintas Selama Dua Pekan

Surabaya l Jejakkasus.info– Pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025 yang digelar selama dua pekan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya resmi berakhir. Dalam operasi yang bertujuan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas tersebut, petugas mencatat sebanyak 106.896 pelanggaran.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP. Galih Bayu Raditya, S.I.K., M.M, menyampaikan bahwa angka tersebut terdiri atas pelanggaran yang ditilang dan ditegur secara humanis. Petugas mengutamakan pendekatan persuasif, sembari tetap memberikan tindakan tegas terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Baca Juga:  Personil Polres Tabanan Ikuti Ceramah Kesehatan Pengendalian Wabah Tanpa Vaksinasi

Jenis Pelanggaran Terbanyak
Selama operasi, beberapa pelanggaran yang paling sering ditemukan antara lain:

Pengendara tidak memakai helm standar nasional Indonesia (SNI)
Melawan arus di beberapa titik rawan
Penggunaan ponsel saat mengemudi
Kendaraan dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi
Pelanggaran rambu dan marka jalan
Pelanggaran yang dilakukan pengendara roda dua mendominasi, terutama di jalur-jalur padat seperti kawasan pusat kota, perempatan utama, hingga akses menuju Suramadu.

Baca Juga:  Kapolres Nganjuk Tinjau Progres Pembangunan SPPG di Baron dan Lengkong

Penindakan Berbasis ETLE
Selain penindakan manual di lapangan, Satlantas Polrestabes Surabaya juga mengoptimalkan penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) baik statis maupun mobile. Teknologi tersebut membantu petugas mengidentifikasi pelanggaran secara akurat sekaligus mengurangi interaksi langsung antara petugas dan pengendara.

Efek Terhadap Kamseltibcar Lantas
Selama periode Operasi Patuh Semeru 2025, kepolisian mencatat adanya:

Baca Juga:  Polres Pasuruan Tingkatkan Layanan 110, Kapolres: Jangan Ragu Lapor, Nama Anda Dilindungi

Penurunan potensi kecelakaan di sejumlah titik rawan
Peningkatan kesadaran pengendara mengenai kelengkapan kendaraan
Perbaikan perilaku berlalu lintas pada jam-jam sibuk
Kasatlantas AKBP. Galih Bayu Raditya, S.I.K., M.M berharap hasil operasi ini dapat menjadi momentum bagi masyarakat Surabaya untuk terus menjaga kedisiplinan dalam berkendara, sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang aman dan kondusif.(Candra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *