Peberdayaan Wanita Kelurahan Bendan Duwur Kota semarang Adakan Pelatihan Batik

oleh -38 views

Jejakkasus info|JATENG

SEMARANG- Pemerintah Kelurahan Bendan Duwur Kecamatan Gajah Mungkur Kota Semarang terus memberdayakan masyarakatnya. Kali ini dengan memberikan fasilitas berupa pelatihan batik di kantor kelurahan setempat diikuti 15 ibu-ibu perwakilan tiap-tiap Rw di kelurahan Bendan Duwur kamis (10/06/2021)

Dalam acara kegiatan pelatihan batik kelurahan Bendan Duwur hadir mendampingi Lurah Dendan Duwur Santoso Wahyu Mahardi,SH didampingi beberapa staf, sementara itu juga hadir dua narasumber Agustono dan R.Slamet.
Kepada awak media Agustono yang juga sebagai salah satu narasumber dan juga sebagai pengerak kegiatan pelatihan batik mengatakan. Pelatihan batik dimaksudkan untuk meningkatkan perekonomian warga dengan memproduksi kain/batik branding produk hingga pemasarannya baik secara offline atau online,” terang Agustono didampingi ketua panitia pelaksanaan kegiatan pelatihan batik Kelurahan Bendan Duwur Saryuni Ida Riswati.

Menurut Agustono pelatihan batik kali ini menggunakan Angaran Pemerintah Desa Setempat. Dirinya berharap, dengan berkembangnya bisnis batik nantinya Kelurahan Bendan Duwur menjadi salah satu rujukan ekonomi kreatif batik di Kota Semarang. Sebelumnya Kelurahan Bendan Duwur juga mengadakan berbagai event budaya. “Pelatihan batik ini sebagai upaya menuju Bendan Duwur sebagai kelurahan rintisan seni budaya,” ujarnya.

Ketua pelaksana Saryuni ida riswati menambahkan, ibu-ibu peserta pelatihan ini sebelumnya telah mendapat pelatihan serupa namun masih tahap awal. Pelatihan yang difasilitasi kelurahan ini sangat dibutuhkan untuk mengembangkan ketrampilan para ibu-ibu dalam membuat batik . “Untuk pelatihan kali ini materinya membentuk pola dengan warna,” katanya.

Setelah trampil, kata Saryuni ida riswati, para ibu-ibu peserta pelatihan akan menularkan ilmunya ke ibu-ibu yang lainnya. Terkait pemasaran produk nantinya, selain memanfaatkan media online, juga akan bekerja sama dengan hotel-hotel untuk mendisplay produk. “Batik dipilih karena digemari masyarakat. Kami optimis ekonomi kreatif batik Kelurahan Bendan Duwur ini akan berkembang bagus dan menjadi percontohan bagi kelurahan lain,” katanya.

(Adi-Jejak Kasus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *