Pelayanan Pasien di Rumah Sakit Mitra Jambi tidak Memanusiakan Manusia 

Jambi l Jejakkasus.info – Hal itu dilakukan oleh oknum Dokter dan oknum Perawat. RS MITRA JAMBI.

Peristiwa ini di alami saudara Dd pada tanggal 22-08-2025.

Berawal dari penyakit lambung yang dideritanya sehingga mengambil tindakan dengan melakukan pengobatan rawat inap di Rumah sakit Mitra di Jambi.

Kondisi tubuh saya Selain penyakit lambung yang saya derita ,saya juga sedang mengalami cedera patah tulang di kaki kanan, sehingga tidak dapat berjalan.

Pada tanggal 21-08-2025
Sekira pukul 10 wib, saya merasakan asam lambung saya kumat,napas saya terasa terganggu.
Saya bersama keluarga mendatangi UGD rumah sakit mitra Jambi, untuk melakukan pengobatan.
Setelah sampai di UGD saya disuruh menunggu beberapa lama untuk mendapatkan ruang tindakan, dikarenakan semua ruang tindakan penuh.

Baca Juga:  Koordinasi Polsek Selemadeg Pastikan Kelancaran Program Makan Gratis di SPPG Bajera

Selanjutnya setelah saya mendapatkan tindakan,saya di tempatkan ke ruang hanyelir lantai 3 kamar 306.
Semua berjalan lancar, keesokan harinya tanggal 22-08-2025 sekira pukul 09 datang lah seorang oknum perawat yang datang ke tempat tidur saya dengan nada tinggi dan tidak sopan, dia mengatakan ” bapak harus pindah, bapak harus pindah karena ruangan ini mau di pakai oleh pasien wanita, sedangkan kamar tersebut Jelas tertulis didepan pintu nya kamar Pria.
Saya tidak terima atas perlakuan tersebut,saya tidak mau dipindahkan,kok seenaknya saja mindahkan pasien,tegas saya pada perawat tersebut.

Baca Juga:  Wujudkan Kamtibcarlantas Polsek Pupuan Laksanakan Kegiatan Strong Point di Simpang Pasar Pupuan

Celakanya lagi berselang beberapa waktu,datang dr yang berinisial Sls memeriksa saya dengan memeriksa menekan nekan perut saya dan menanyakan bagaimana bp apa sudah enak perutnya, saya bilang agak enak dokter,cuma tadi malam asam lambung nya masih naik, setelah saya jawab demikian,Dr Sls tersebut dengan lantang mengatakan bapak sudah bisa pulang hari ini ! Urus aja ya,sambil melangkah keluar ruangan,tanpa mendengarkan keluhan yang lain dari saya, salah satu tentang keluhan saya belum buang air besar selama 5 hari.
Padahal saya baru 1 hari dirawat di RS Mitra tersebut.

Baca Juga:  Jumat Curhat, Polsek Densel Bersama Komunitas Yoga Pantai

Sikap Dr ini tidak manusiawi,tidak proporsional dan profesional,hanya karena saya tidak mau dipindah ruangan dia mengusir saya secara halus

Saya berharap kepada IDI (ikatan Dokter Indonesia) agar memperhatikan hal ini.
Kepada Kementerian Terkait agar bertindak tegas! Agar tidak ada lagi pelecehan dan perlakuan semena mena terhadap pasien BPJS lainya!!!. (Dd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *