Pemda Kuningan Cegah Data Rangkap Terkait Bansos Gubernur Jabar

by -132 views

Jejakkasus.info | Kuningan – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat (Jabar), melalui Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan. Melakukan upaya serius mencegah terjadinya rangkap data, calon penerima Bantuan Sosial (Bansos) Gubernur Jabar, terhadap masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Kepala DPMD Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat, Drs. H Dudi Pahrudin, M.Si saat dikonfirmasi Jejak Kasus, Senin (13/4/2020) siang di ruangan kerjanya, mengatakan langkah yang sudah diambil pihaknya antara lain terus melakukan koordinasi dengan para camat se-Kabupaten Kuningan. Berbagi informasi penting yang bersumber dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar untuk diteruskan kepada seluruh Kepala Desa (Kades).”Pada prinsipnya kami berupaya mencegah kekeliruan terjadinya rangkap data calon penerima Bansos Gubernur Jabar ini,” ucapnya.

Dia menjelaskan, Gubernur Jabar menginformasikan, penerima Bansos khusus warga terdampak wabah Covid-19, adalah bukan warga yang terdata dan biasa mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Bukan juga masyarakat yang tercatat sebagai penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).”Ketentuan mengenai siapa yang berhak terdata menjadi calon penerima Bansos Gubernur Jabar, sumber regulasinya dari Pemprov Jabar dan kita bertugas melaksanakan, berupaya mengawal agar tepat sasaran,” terang pria yang pernah menduduki kursi Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kuningan ini.

Sehubungan itu, pihak DPMD terus intensif berkoordinasi dengan pihak pemilik data periodik maupun yang uptodate (ontime), misalnya dengan Dinas Kesehatan dan juga Dinas terkait lain yang ada korelasi dengan data warga penerima bantuan pemerintah.”Kami juga selalu menghimbau terhadap Pemerintah Desa untuk melakukan pendataan terbaru, guna mencegah dan menghindari terjadinya rangkap data calon penerima bantuan tersebut,” ungkap H. Dudi.

Sementara itu, merespon beberapa masukan dari sejumlah Kades, menghadapi potensi kerawanan masalah sosial di masyarakat dari Berbagai tersebut. Kepala Bidang Pemdes DPMD Kabupaten Kuningan, H. Ahmad Faruk, M.Si menyampaikan, para Kades, dalam situasi seperti ini diharapkan tetap fokus terhadap upaya pencegahan penyebaran pandemi virus Covid-19.”Terkait dengan penyaluran dana Bansos dari Gubernur Jabar, bagi warga terkena dampak wabah Virus Corona. Pemerintah Kabupaten Kuningan nanti akan mengeluarkan petunjuk pelaksanaan (juklak) nya,” papar H. Ahmad Faruk.

Namun, edaran petunjuk pelaksanaan dimaksud, baru akan dikeluarkan pihak Pemda Kuningan, sesudah mendapatkan keputusan tertulis dari Pemprov Jabar.”Menurut rencana dari informasi Pemprov Jabar, Insya Allah dalam minggu ini keputusan resmi secara tertulis juklak penyaluran Bansos itu akan dikeluarkan,” pungkasnya. (Nacep Suryaman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *