Penanganan Covid-19: Pemerintah,Media dan Masyarakatnya

by -10 views

Jejakkasus.info | Seperti yang telah kita ketahui bersama,bahwa saat ini pemerintah Indonesia sedang gencar-gencarnya melakukan pencegahan dan penanganan covid-19.Wabah Virus yang pertama kali muncul dari salah satu kota di Cina yaitu Wuhan ini menyebabkan kegegeran seluruh dunia karena Virus ini sangat cepat menyebar luas hingga penjuru dunia yang menyebabkan banyaknya kematian.

Saat ini Indonesia adalah salah satu negara yang sangat cepat terpapar pandemi ini,angka positif dan kematian setiap harinya sangat menunjukkan angka yang begitu tingginya.

Secara Nasional hingga per 10 Juni 2020, telah terjadi peningkatan kasus positif corona sebanyak 1.241 kasus baru. Sehingga, jumlah kasus positif totalnya ada 34.316 kasus. Untuk jumlah pasien yang sudah sembuh 12.129 pasien. Untuk kematian akibat virus corona juga mengalami penambahan sebanyak 1.959 kasus

Strategi Pemerintah

Sejak ditetapkannya Covid-19 sebagai bencana Nasional melalui Keputusan Presiden nomor 12 tahun 2020 Pemerintah memberlakukan  berbagai kebijakan mulai dari Sosial Distancing/Mengurangi aktivitas di luar rumah,mengurangi interaksi dengan masyarakat lain dan Pembatasan Sosial Berskala Besar(PSBB).

Memang awal Covid-19 masuk ke Indonesia Pemerintah terlihat gagap dalam melakukan upaya memutus rantai penyebarannya.Ketika negara-negara lain sudah “Full Alert” menangani wabah Covid-19 ini,pemerintah kita sempat terlihat tidak serius menanganinya.

Ketidakseriusan ini dalam seketika menjelma menjadi ketidaksiapan ketika situasi mulai tereskalasi begitu cepatnya,diperparah dengan penanganan kasus dilapangan yang dipandang kurang memadai mulai dari lemahnya perlindungan data pribadi korban,kurangnya komunikasi publik,hingga minimnya kesiapan teknis.Kemudian ditambah lagi Indonesia memiliki populasi yang sangat besar,sehingga penanganan krisis yang buruk akan membuat negara terpapar semakin buruk.Alhasil penyebaran Pandemi ini begitu cepat terjadi.

Ketegasan Pemerintah dalam menerapkan kebijakan yang telah ada sangat penting.Pemerintah pusat harus tegas dalam upaya mengoptimalkan kebijakan yang telah ada.Pemerintah pusat harus proaktif membangun komunikasi ke tiap-tiap daerah agar bisa mengontrol situasi atau perkembangannya.Pemerintah juga harus lebih optimal dalam melakukan pengujian secara luas,isolasi yang efektif,penelusuran kontak,dan karantina.

Kini Pandemi Covid-19 memiliki dampak berbagai aspek mulai dari Pendidikan,sosial,ekonomi,hingga kesehatan.Dampak pada aspek-aspek tersebut kian hari mulai dirasakan masyarakat.Sebab ini semua menyangkut persoalan kesejahteraan sosial masyarakat.

oleh karena itu pemerintah selain berfokus pada penanganan pandemi covid-19 harus juga memperhatikan kondisi kesejahteraan masyarakatnya.Sebab,jika ini diabaikan akan memicu kerentanan sosial yang masif di masyarakat.Ini tentu akan menambah sederet kondisi dan situasi buruk di Indonesia.

Peran Media

Banyaknya media yang mengabarkan tentang Covid-19 saat ini sedang banyak-banyaknya..Informasi yang bersifat hoax sangat luar biasa beredar dan disini media juga mempunyai peran yang begitu besar untuk meredam isu-isu yang tidak benar dan menyangkal berita bohong terkait pemberitaan Covid-19 ini.

Apalagi sekarang konsumsi masyarakat pada media sosial sangat tinggi dan media saat ini mempunyai peran sebagai Anjing penjaga, 24 jam mengawasi beredarnya berita hoax yang akan dikonsumsi oleh masyarakat dan bukan hanya itu saja tetapi media juga harus memberitakan secara benar apa yang disampaikan dan dijalankan pemerintahan saat ini karena masyarakat saat pandemi seperti ini sangat bergantung dengan informasi-informasi dari Media Massa.

Media juga mempunyai peran penting dalam hal mengedukasi masyarakat di tengah pandemi seperti ini apalagi sekarang Pemerintah mempunyai kebijakan baru yaitu New Normal sebuah tatanan baru /normal baru yang mendorong masyarakat untuk beraktivitas sosial dan ekonomi di tengah Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol-protokol kesehatan yang sudah ada seperti memakai masker,cuci tangan,jaga jarak.

Dari sini bagaimana media akan tetap memegang teguh prinsip Kode Etik Jurnalistik seperti memberitakan secara akurat, berimbang, selalu menguji informasi, tidak beritikad buruk serta dilakukan secara proporsional.

Tergantung Peran Masyarakatnya

Dalam Penanganan Pandemi Covid-19 ini bukan hanya Pemerintah dan media yang mempunyai peran/tanggung jawab yang besar untuk menanggulanginya ,tetapi peran masyarakat dalam hal ini juga menjadi penentu keberhasilan dalam penanganan Covid-19.

Adanya Kerjasama yang efektif antara Pemerintah,media dan masyarakat akan membuat semua berjalan dengan baik.Dan juga adanya solidaritas antara sesama masyarakat dalam hal interaksi akan mempercepat keberhasilan dalam mengakhiri pandemi ini.

Komunikasi antara kepala daerah dengan khalayak tentang pola hidup sehat yang dilakukan secara efektif sangat penting.Komunikasi publik dalam hal ini sangat penting apalagi pada saat kasus covid-19 meningkat drastis masyarakat seharusnya menyadari bahwasanya pandemi ini sangat berbahaya dan tetap menjalankan protokol kesehatan dari pemerintahan demi kebaikan bersama.

Walaupun sekarang ada tatanan baru yaitu New Normal ini Masyarakat tetap harus patuh dan waspada,dibuatnya tatanan ini bukan berarti virus ini sudah lenyap tetapi dibuatnya tatanan new normal ini adalah masyarakat boleh berkegiatan di luar tetapi tetap dengan menerapkan protokol-protokol kesehatan yang sudah ada sebelumnya karena kita juga harus berjaga-jaga agar kasus positif tidak terus meningkat di Indonesia.

Oleh: Setya Relis Wahtu D.Y
Mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *