Pencegahan Korupsi: KPK RI Lakukan Monitoring Dan Evaluasi MCP

Berita – Jejakkasus.info -, Bondowoso – Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI) lakulan monitoring dan evaluasi di Pemerentah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso. Dihadiri oleh Bupati KH Salwa Arifin, Kepala OPD dan Camat se-kabupaten Bondowoso, bertempat di Shaba Bina Praja 1 Pemkab setempat. Rabu (24/11/2022).

Dalam acara tersebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI) Septa Adi Wibawa menjelaskan, terkait pencegahan pemberantasan korupsi monitoring dan evaluasi tahun 2022 ada delapan area yang saat ini menjadi salah satu hal yang dipantau dari sisi perencanaan dan penganggaran ABPD pengadaan barang dan jasa, perijinan apit managemen ASN, pendapatan pengelolaan dana daerah dan juga dana Desa. “Salah satu yang kami soroti apalagi sudah sama-sama kita ketahui diakhir tahun ini, ini kan tahun mamasuki tahun polotik. Salah satunya terkait perencanaan anggaran APBD sudah mulai masuk akhir tahun dan beberapa yang kami tekankan dan kami sampaikan terkait dengan proses-proses perencanaan dan penganggaran APBD yang sesuai dengan peruntukan dan perundang-undangan yang berlaku, “jelasnya.

Septa juga mengatakan, sebagaimana yang disampaikan kepada Bupati beserta jajarannya. Mengenai proses-proses yang disampaikan peraturan perundang-undangan sudah aturannya ada tamplennya yang harus dipatuhi. “Dan kami berpesan jangan ada lagi namanya uang ketok palu persesuaian APBD harus ada timbal balik dan lain sebagainya, “ujarnya.

Ditambahkan, sampai saat ini masih banyak keseluruhan di Indonesia yang terjadi tindak pindana korupsi per-november 2022. “Masih banyak yang melaporkan adanya  transaksional seperti itu, dan itu bukan dilalukan oleh pejabat tapi oknum. Karena kalau instansi sudah mematuhi secara hukum, tapi kalau oknum itu berbeda, “tambahnya.

Menurut pemantauan KPK RI proses yang ia lakukan salah satunya adalah terkait dengan monitoring dan evaluasi, selain itu ada juga melakukan melalui aplikasi jaga data id. “Jaga data id ini bisa di akses semua masyarakat, bisa diakses laman jendela daerah itu bisa mengatahui secara administrasi apakapemerintah daerah tersebut sudah melakukan adminstrasi secara tertib atau belum, “terangnya.

Sebagaimana tadi yang disamapaikan, dalam hal jaga data id dan hal monotiring evaluasi untuk memecahkan hal korupsi Pemerintah Kabupaten Bondowoso. “Progres per-23 November 2022 sdh mencapai 82 persen sebagaimana target september bulan  yang lalu 90 persen, artinya masih ada 8 persen yang harus dipenuhi. 8 persen ini ada indikator salah satunya adalah pengesahan APBD yang saat ini sedang berproses, targetnya kan satu bulan tahun sebelum berakhir. Teman-teman juga bisa mantau dan saling mengingatkan dan untuk Bondowoso sendiri cenderung ada banyak, “paparnya.

Sementara itu menurut Kepala Inspektorat Kabupaten Bondowoso Ahmad mengatakan, 8 area interfensi MCP, di mana pengampunya memang 8 OPD berkenaan dengan arahan dari pada tim satgas K3 ini ada penegasan dari Bupati agar dan petunjuk yang disampaikan oleh KPK. “Tadi juga ada penekanan dari Bupati agar arahan dan petunjuk dari KPK benar-benar untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh, terutama tadi penekanan oleh Bupati agar pengelolaan keuangan termasuk pertanggung jawabannya agar lebih baik lebih hati-hati dan waspada, “jelasnya.

Lanjut Ahmad menerangkan, terkait 8 pengampu dari 8 area itu memang ada sebagian ada yang sudah mencalai 100 persen dan ada yang masih rendah. “Nah rendah itu berkenaan dengan aset sartivikasi aset ini tingkat kesulitannya tidak hanya persoalan anggaran, tapi tingkat penyelesaiannya itu baik secara administrasi maupun dilapangan itu memang sangat tinggi sehingga memerlukan waktu yang cukup untuk menyelesaikan itu, “terangnya.

Tetapi tadi sudah ada beberapa masukan, lebih lanjut Ahmad, masukan saran strategi penyelesaian agar untuk dipilah-pilah mana yang mungkin yang bisa dipercepat untuk dilakukan. “Dan mana tingkat kesulitannya itu untuk di intensipkan lagi kejelasannya, ada beberapa skala preoritas yang disampaikan, “tambahn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *