Pengedar Sabu Sabu Kelas Kakap,Di Ringkus Polsek Krembangan

by -518 views

Jejakkasus.info | Surabaya – Penjual atau pengedar barang haram jenis narkotika ternyata masih banyak berkeliaran di area surabaya ini,sekitar Pada Hari Jumat, 22/2/2019, sekira jam 11.00 Wib anggota unit Reskrim Polsek Krembangan berhasil mengungkap perkara Narkoba di Jalan Tambak Asri Surabaya,murni pelanggaran pasal 114 (1) jo. 112 (1) UU No. 35/2009, Tentang Narkotika.

Berdasarkan surat kepolisian LP./ 05 /A/ II /Res 4.2 / 2019/Jatim/Res Pelabuhan Tanjung Perak/Sek Kirim Tanggal 22 Pebruari 2019 bertempat kejadian di jalan Tambak Asri Surabaya.

“Tersangka pengedar bernama M.R. SAPUTRA, Umur 18 Tahun, Laki laki, Islam, Pekerjaan tidak ada, Alamat Jalan Tambak Asri Surabaya,pelaku kedapatan menguasai serta memiliki berbagai ukuran timbangan barang haram bermula, 1 (satu) poket diduga sabu berat bruto 1,35 gram,1 (satu) poket diduga sabu berat bruto 0,37 gram,1 (satu) poket diduga sabu berat bruto 0,33 gram, 3 (tiga) poket sisa sabu berat bruto @  0,32 gram, 3 (tiga) poket sisa
sabu berat bruto @ 0,31 gram, 3 (tiga) poket sisa sabu berat bruto @ 0,33 gram, 1 (satu) poket sisa sabu berat bruto 0,29 gram, 1 (satu) poket sisa sabu berat bruto 0,34 gra1 (satu) buah pipet kaca terdapat sisa sabu berat bruto 1,35 gram, 1 (satu) buah pipet kaca terdapat sisa sabu berat bruto 1,55 gram, 1 (satu) buah timbangan elektrik, 1 (satu) buah HP.

Sekitar pada hari jumat, 22/2/2019, jam pukul 11.00 Wib, anggota Unit Reskrim Polsek Krembangan melakukan Lidik dan pemantauan keberadaan Tersangka kemudian sewaktu pulang ke Rumah Kosnya di jalan Tambak Asri dilakukan penggeledahan Badan maupun Kamar Kosnya tersangka dan didapatkan barang bukti yang telah dimasukkan dalam bungkus Rokok di dalam Tasnya,selanjutnya dibawa petugas diamankan ke Polsek Krembangan guna Proses lidik dan sidik lanjut.

Kapolsek krembangan Kompol Esti setija oetami bertugas gerak cepat bersama tim anggota jajarannya,Cek urine pelaku serta barang bukti,periksa pelaku dan penahanan kirim ke JPU,dengan ancaman hukuman penjara maximal 5-7 tahun,pungkasnya.sult

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *