Penuh Luka Lebam Pesilat Tulungagung Dianiaya Empat Pelatihnya Sampai Tewas

oleh -31 views

Jejakkasus.info|Tulungagung – Polisi menetapkan empat tersangka dalam kasus tewasnya seorang pesilat di Tulungagung. Keempat tersangka merupakan pelatih silat korban.
Keempat tersangka adalah ER (20), FA (17), FI (23) , dan MO (16).

“Dari empat tersangka ini ada dua yang masih anak-anak, yang anak disidik di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA),” ujar Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Cristian Kosasih, Rabu (28/7/2021

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah
tim penyidik menemukan bukti yang kuat terkait adanya penganiayaan terhadap korban LFR (23), warga Dusun Ngreco, Desa Sobontoro, Boyolangu, Tulungagung. Salah satunya hasil autopsi yang dilakukan kedokteran forensik.

Setelah diautopsi itu tim dokter menemukan adanya Banyak luka lebam pada bagian dada korban. Luka itu diduga akibat adanya pukulan yang dilakukan oleh pelatih sehingga korban tewas.

“Kemudian dari keterangan para saksi dan tersangka, diakui bahwa korban mengalami pukulan dan tendangan oleh empat pelatihnya secara bergiliran,” Tuturnya

Dalam penjelasannya penganiayaan itu tidak terjadi secara terus menerus, namun sempat beberapa kali terjeda. Namun karena kondisi fisik korban tidak kuat hingga akhirnya terjatuh. jelasnya

Untuk pemeriksaan kasus ini polisi telah memeriksa 11 orang saksi yang terdiri dari enam siswa, empat pelatih, dan ketua rayon perguruan silat. Dari tahap pemeriksaan itu, polisi menetapkan empat orang tersangka karena diduga kuat telah ikut serta melalukan penganiayaan secara bersama-sama.

“Saat ini untuk dua pelaku yang dewasa kami lakukan penahanan, sedangkan dua tersangka anak, kami kenakan wajib lapor setiap hari,” Pungkasnya

Keempat tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang penganiayaan secara bersama-sama, dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.(Gan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.