Peran Mahasiswa UMM Mendorong Kreatifitas Anak di Masa Pandemi

oleh -108 views

Jejakkasus.info | Artikel

Oleh : M. Prabowo Suryakusuma

Mahasiswa Agribisnis

 

Bulan Maret di tahun 2020 adalah awal mula dimana roda perekonomian Indonesia menukik tajam. Segala sektor terkena dampak Ketika memasuki masa pandemi. Tidak terkecuali pada sektor anak-anak yaitu menutup ruang gerak anak melakukan kegiatan yang membangun kreativitas. Anak usia dini memiliki rentang usia yang sangat berharga dibanding usia-usia selanjutnya karena perkembangan kecerdasannya sangat luar biasa (kemdikbud).

Universitas Muhammadiyah Malang memiliki program PMM (Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa) di masa pandemi. Kelompok PMM 83 Gelombang 13 bertugas di Panti Asuhan Taqwa Al Qalbi yang berfokus pada pembangunan kreativitas anak. Panti asuhan ini terletak di Kota Malang yang memiliki 20 anak asuh. Kegiatan yang dilaksanakan di yayasan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan dan pembatasan waktu untuk meminimalisir penyebaran virus covid-19.

Kelompok PMM 83 memiliki program kerja diantaranya adalah mengajarkan kepada anak tentang pentingnya menjaga kebersihan dengan pengemasan yang menarik agar mudah diterima oleh anak. Dimulai dengan brainstorming lalu membersihkan lokasi yayasan, dilanjutkan dengan pemilahan buku yang diminati oleh anak untuk di jelajahi. Gelagat anak dalam menentukan hal yang mereka senangi lalu mendorong mereka untuk melakukannya membuat anak menggunakan kreativitasnya dengan maksimal.

Program kerja kedua yang dijalankan ialah lomba pembuatan poster yang dimana anak – anak menuangkan kreativitasnya pada secarik kertas bertemakan pandemi. Terdapat hadiah yang telah disiapkan, bahan dan barang yang telah tersedia, serta arahan yang atraktif dalam penyelenggaraan acara. Tiap anak memiliki cara pandangnya sendiri ketika acara tersebut sehingga memunculkan kreativitas yang sesuai dengan preferensi tiap anak. Ketika acara berlangsung, anggota kelompok pmm mendatangi tiap anak dan melakukan komunikasi ringan untuk memantau dan mengarahkan pola pikir anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *