Perbedaan Orang Baik Dengan Penyeru Kebaikan

oleh -122 views

Jejakkasus.info | Hikmah Islami

Bila seseorang sekedar jadi orang baik pastinya bisa banyak teman Dan bila seseorang memposisikan diri sebagai Penyeru Kebaikan walau tidak harus menunggu dirinya sempurna dalam melakukan perbaikan diri, malah bisa jadi banyak musuhya.

ما الفرق بين الصالح والمصلح ؟

Apa bedanya Orang Baik (Sholih) dan Penyeru Kebaikan (Mushlih)..?

الصالح خيره لنفسه والمصلح خيره لنفسه ولغيره.

Orang Baik (Sholih) melakukan kebaikan untuk dirinya sendiri

Sedangkan Penyeru Kebaikan (Muslih) ia harus mengerjakan kebaikan utuk dirinya sendiri dan berkeinginan penyampai kebaikan dan berharap kebaikan untuk orang lain..

الصالح تحبُه الناس. والمصلح تعاديه الناس .

Orang baik kebanyakan dicintai manusia
Sedang penyeru Kebaikan kebanyakan dimusuhi dan di cibir manusia..

الحبيب المصطفى(صلى الله عليه وسلم) قبل البعثة أحبه قومه لأنه صالح .

Rosululloh Saw sebelum diutus, beliau dicintai oleh kaumnya karena beliau adalah Orang Baik…

ولكن لما بعثه الله تعالى صار مصلحًا فعادوه وقالوا ساحر كذاب مجنون.

Namun ketika ALLOH TA’ALA mengutusnya sebagai Penyeru Kebaikan
Seketika itu kaumnya langsung memusuhinya dengan menggelarinya :
-Tukang Sihir
-Pendusta
-Gila..Dll

ما السبب؟ لأن المصلح يصطدم بصخرةأهواء من يريد أن يصلح من فسادهم .

Apa sebabnya..?!
Karena Penyeru Kebaikan ‘menyikat’ batu besar nafsu angkara dan memperbaikinya dari kerusakan..

ولذا أوصى لقمان ابنه بالصبر حين حثه على الإصلاح لأنه سيقابل بالعداوة.

Itulah sebabnya kenapa Luqman menasihati anaknya agar BERSABAR ketika melakukan perbaikan diri dan berharap perbaikan untuk orang lain
Karena dia pasti akan menghadapi permusuhan…!

يا بني أقم الصلاة وأمر بالمعروف وانهَ عن المنكر واصبر على ما أصابك

Hai anakku :
Tegakkan sholat
Perintahkan kebaikan
Laranglah kemungkaran dan Bersabarlah atas apa yg menimpamu..

قال أهل الفضل والعلم : مصلحٌ واحدٌ أحب إلى الله من آلاف الصالحين.

Berkata ahli ilmu:

1 Penyeru Kebaikan lebih dicintai ALLOH TA’ALA daripada Ribuan Orang Baik…

لأن المصلح يحمي الله به أمة ،والصالح يكتفي بحماية نفسه.

Karena melalui Penyeru Kebaikan itulah, ALLOH AZZA WA-JALLA jaga umat ini…

Sedang Orang Baik hanya cukup menjaga dirinya sendiri..”

فقد قال الله عزَّ و جلَّ في محكم التنزيل :

ALLOH Subhanahu wa ta’alaa berfirman :

وَمَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهْلِكَ الْقُرَىٰ بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا مُصْلِحُون َ.

“Dan tidaklah Tuhanmu membinasakan 1 negeri dengan dzolim padahal penduduknya adalah Penyeru Kebaikan (Muslih).

ولم يقل صالحون

ALLOH TA’ALA tidak berfirman dg memakai istilah Orang Baik (Sholih).

كونوا مصلحين ولا تكتفوا بأن تكونوا صالحين.

” Maka jadilah PENYERU KEBAIKAN (MUSLIH)
Jangan merasa puas hanya sebagai ORANG BAIK (SHOLIH)

Sampaikan walau 1 Ayat ( Kalimat ) Kebaikan walau banyak yang tak suka padamu, setidaknya dirimu sudah melaksankan Tanggung jawabmu sebagai Muslim di Hadapan Tuhan mu

Dan mereka tidak akan bisa perpaling dari pertanyaan Tuhannya bahwasanya mereka tidak mengetahui, sedangkan seseorang yang di bencinya sebagai penyeru kebaikan sudah menyampaikan nya.

Hanya dia sajalah hati nya dan segenap fikiran nya sudah membatu, bagai batu yang berkarat dan penuh lumut hitam serta tebal

(A.R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.