Peringati Hari Satuan Pengaman yang ke 38 Di Laksanakan Di Lapangan Polrestabes jl dr Sutomo 19 Semarang.

by -596 views

www.jejakkasus.info | Semarang -, 30/12/2018,  Pukul 08.00 wib – Bertempat di Lapangan Polrestabes Semarang . Jln. dr Sutomo No 19 Smg Dilaksanakan Upacara Dalam Rangka Memperingati HUT Satpam Ke – 38 Tahun 2018.  Dengan Tema “ Pemuliaan Profesi Satpam Indonesia guna mendukung Polri dalam pengamanan pemilu tahun 2019”.

Dimana kegiatan Upacara Tersebut dihadiri Wakapolrestabes Semarang AKBP Enriko. S.  Silalahi. S. I. K. selaku irup, PJU Polrestabes Semarang. Kapolsek Sejajaran polrestabes semarang, Forkompinda kota semarang / yang mewakili.
Kanit binmas polsek jajaran polrestabes semarang, Pimpinan Bujp Se kota semarang, Bhabinkamtibmas polrestabes semarang,
Ketua Abujapi Jateng,
Ketua Apsi jateng.
Anggota polsus
Bankom, Sriti, Senkom, Satpol PP kota Semarang, 15 Anggota Satpam Polrestabes Semarang.

Inspektur upacara memasuki lapangan upacara dan di laksanakan Penghormatan pasukan di lanjutkan laporan komandan upacara serta mengheningkan cipta.

Selanjunya pembacaan Mars satpam serta pengucapan prinsif dan penuntunan tugas.

Penyerahan hadiah , piagam dan tropi kepada pemenang Hut satpam serta penyerahan penghargaan  kepada satpam yang berprestasi.

Amanat inspektur upacara Andika Bhayangkara, laporan komandan upacara serta penghormatan pasukan di lanjutkan pembacaan doa.

Setelah rangakaian upacara selesai dilanjutkan dengan peragaan Oleh PT. Karya Deka alam lestari bertindak sebagai Inspektur Upacara Waka Polretabes Semarang AKBP Enriko. S.  Silalahi. S. I. K. dan diikuti kurang lebih sebanyak 600 peserta yang terdiri dari pleton Bhabinkamtibmas Polrestabes semarang dan gabungan Polsek Jajaran, Satpol PP, Polsus, Linmas, Satpam, Senkom serta  tamu undangan PJU dan Forkompinda jajaran Polrestabes semarang.

Wakapolrestabes Semarang AKBP Enriko. S.  Silalahi. S. I. K. dalam amanat Kapolri menyampaikan, dengan dilaksanakan secara serentak di polres-polres dengan maksud untuk mengetahui penggelaran potensi satuan pengamanan swakarsa di wilayah masing-masing sebagi mitra keseharian dalam mengemban fungsi kepolisian di lapangan.

Pada lingkup Nasional, bangsa Indonesia tengah menyambut agenda Pemilu tahun 2019, sebagai wujud dari pesta demokrasi. Jika ditinjau dari perspektif keamanan,
agenda tersebut memiliki karakteristik potensi kerawanan yang khas, karena untuk pertama kalinya Pileg dan Pilpres akan digelar secara serentak pada tanggal 17 April 2019.

Kondisi tersebut memunculkan beberapa potensi kerawanan yang
harus diantisipasi, baik dalam tahap kampanye, pemungutan, penghitungan, maupun rekapitulasi suara, di antaranya potensi
pemanfaatan isu SARA dan politik identitas, serta penyebaran
hoax dan hatespeech yang berpotensi terhadap timbulnya
konflik sosial.

Dalam menghadapi kompleksitas tantangan tersebut, Polri memerlukan dukungan dan peran aktif dari seluruh komponen
masyarakat, termasuk Satuan Pengamanan sebagai profesi
yang luhur dalam mengemban tugas dan fungsi kepolisian
secara terbatas pada lingkungan kerjanya.

Ini merupakan wujud nyata dari apa yang menjadi dasar hukum yaitu dalam pasal 3 ayat (1), pasal 14 ayat (2) huruf (f), pasal 15 ayat (2) huruf (g), pasal 34 ayat (2) dan pasal 36 UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta Aturan Pelaksanaan yaitu aturan Pemerintah No. 43 Tahun 2002.

Menegaskan bahwa yang dimaksud anggota Satpam dalam panduan tersebut adalah mereka yang secara struktural memiliki peran dalam tata kelola pengamanan terhadap proses bisnis organisasi.

Sehubungan dengan hal tersebut, kehadiran Satpam sebagai mitra Polri dalam upaya pemeliharaan Kamtibmas, dituntut semakin profesional. Dalam implementasinya, personel Satuan Pengamanan harus mampu mendeteksi setiap potensi
kerawanan, melakukan tindakan pertama dan pencegahan dengan tepat, serta melaporkannya kepada pihak kepolisian untuk segera dilakukan langkah-langkah antisipasi.

Dengan demikian, eksistensi Satpam dapat semakin memberikan kontribusi nyata untuk mewujudkan keamanan di lingkungan tugasnya masing-masing. Untuk mewujudkan postur Satpam yang semakin unggul
dan profesional, maka diperlukan sistem manajemen sumber daya manusia yang optimal, di antaranya proses perekrutan yang selektif, serta peningkatan kapasitas yang berkualitas, baik pada kualifikasi Gada Pratama, Gada Madya, maupun Gada Utama.

Upaya ini membutuhkan kerja sama sinergis dan simultan dari segenap pemangku kepentingan yang berkecimpung di bidang insdustrial security.

Oleh karena itu penyiapan kemampuan profesional anggota Satpam hendaknya mendapatkan atensi dan prioritas oleh seluruh pemangku kepentingan bersama Polri.

Dalam hal ini Kapolri telah menetapkan kebijakan yaitu “Membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap kamtibmas”.

Kami ucapkan terima kasih kepada semua pimpinan BUMN dan perusahaan yang mengelola obvit dan obvit nasional yang mendapatkan sertifikat/pun dalam proses menerapkan standar tata kelola pengamanan swakarsa berdasarkan peraturan Kapolri No. 24 Tahun 2007”, ungkapnya.

Secara kuantitas menunjukan peningkatan dan kami mengajak untuk serius berperan dalam membina profesi satuan pengamanan, selain itu kami juga menyampaikan terima aksih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan peringatan ulang tahun Satpam ini semoga apa yang saudara lakukan mendapat balasan dari Tuhan.

Di hadapan ratusan Satpam, Wakapolrestabes Semarang memotivasi anggota Satpam agar meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Pertama niatkan dalam pelaksanaan tugas memelihara keamanan dan ketertiban lingkungan kerja sebagai bagian dari ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa,”

Kedua Anggota satpam harus selalu ingat bahwa profesinya adalah profesi yang luhur. Satpam harus bangga menjadi pihak yang turut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Ketiga, tugas yang saudara emban sebagai satuan pengamanan adalah tugas yang penuh kemuliaan. Oleh karena itu, laksanakan pekerjaan-pekerjaan dengan cermat dan penuh tanggung jawab,” serta mengingatkan agar anggota Satpam membekali diri dengan bela diri dan keterampilan lainnya yang dapat menunjang pekerjaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Video | Peringati Hari Satuan Pengaman ke 38 Di Laksanakan Di Lapangan Polrestabes jl
dr Sutomo 19 Semarang.

Selain itu, Satpam harus bisa menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan berbagai pihak di tempat kerja mereka.

Terwujudnya keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja merupakan modal berharga untuk mewujudkan iklim investasi yang kondusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Kehadiran Satpam selama ini turut membantu mengurangi gangguan kemanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).“Artinya fungsi pre-emtif dan preventif berjalan. Semua ini bukan hanya kerja polisi tapi juga satpam berperan untuk ikut andil dalam menjaga Harkamtibmas.

Demikian komandan kegiatan pelaksanaan Upacara dalam rangka Memperingati  Hari Ulang Tahun Satpam Ke – 38  Dilapangan Polrestabes Semarang Berjalan lancar. ( Welly Bnd ORB Detik kasus/Siber pungli jateng ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *