Perjuangkan Nasib Hidup, Nelayan Sampan Dayung Linau Datangi DPRD Kaur.

by -59 views

www.jejakkasus.info | Kaur – Nelayan Tradisional Desa Linau Kecamatan Maje Kabupaten datangi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kaur Selasa (4/12/18), untuk meperjuangkan kelangsungan hidup mereka sebagai nelayan sampan dayung.

Kedatangan sejumlah nelayan ke DPRD didampingi oleh Kepala Desa Linau Agus (35), diterima oleh komisis II diruang rapat komisi DPRD Kaur.

Dalam kesempatan itu para nelayan meminta agar Pemerintah Daerah dapat memperhatikan kelangsungan hidup mereka sebagai nelayan tradisional sampan dayung disekitar pelabuhan linau.

Dikatakan Kopli salah seorang nelayan sampan dayung, setelah dibangunnya fasilitas pelabuhan linau berupa pemasangan talud mereka tidak bisa lagi melaut lantaran lokasi yang bisanya dijadikan tempat mereka berlabuh tidak ada lagi.

“Kami masyarakat sangat mengapresiasi pembangunan dermaga linau, namun disisi lain Pemerintah Daerah harus mencari solusi terhadap kelangsungan hidup para nelayan tradisional yang selama mencari nafkah untuk menghidupi keluarga sebagai nelayan sampan dayung,” ungkapnya penuh harapan.

Sementara Anggota DPRD dari Partai PDI Perjuangan Juarai dalam hearing yang digelar bersama pihak Sabandar dan Dinas Kelautan itu mengaskan akan memperjuangkan nasib nelayan sampan dayung dan akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk mencari solusinya.

“Persoalan nelayan sampan dayung ini merupakan tanggung jawab kita bersama maka dari itu baik DPRD maupun Pemerintah Daerah memiliki kewajiban untuk mencari solusi jalan keluar untuk menyelamatkan kelangsungan hidup para nelayan sampan dayung ini” tegasnya.

Dikatakannya lebih lanjut dalam waktu dekat dirinya bersama anggota DPRD lainya akan turun lngsung ke lokasi pembangunan dermaga linau bersama masyarakat, pihak Sabandar, Dinas Kelautan, dan Kontraktor, ungkap juarai. (Iwan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *