Pilkades Jombang tahap II 9 Desa 4 Petahana Yang Jadi

oleh -15 Dilihat

Jejakkasus.info | Jombang – Nama petahana yang terpilih kembali dalam pilkades serentak di Kabupaten Jombang.gelombang II, diantaranya Kecamatan Kabuh. Desa Marmoyo. No. Urut 1. Sudarwati (Terpilih) Kecamatan Mojowarno. Desa Mojoduwur. No. Urut 3. Imam Baihaki (Terpilih). Kecamatan Tembelang. Desa Pulogedang. No. Urut 2. Eko Ariyanto. (Terpilih). Kecamatan Sumobito. Desa Madiopuro. No. Urut. 2. Suwito (Terpilih).

Nama yang terpilih dalam pilkades serentak di Kabupaten Jombang. Kecamatan Jombang, Desa Banjardowo. No. Urut 1. Syamsudin Arif. (Terpilih). Kecamatan Kabuh. Desa Marmoyo. No. Urut 1. Sudarwati (Terpilih). Kecamatan Bareng. Desa Ngrimbi. No. Urut. 2. Samsul Hadi. (Terpilih). Kecamatan Mojoagung. Desa Saketi. No. Urut. 1. Aris Kuswantoro (Terpilih) Kecamatan Mojowarno. Desa Mojoduwur. No. Urut 3. Imam Baihaki (Terpilih). Kecamatan Tembelang. Desa Pulogedang. No. Urut 2. Eko Ariyanto. (Terpilih). Kecamatan Suwobito. Desa Madiopuro. No. Urut. 2. Sulistiawan (Terpilih). Kecamatan Gudo. Desa.Sokoiber. No. Urut. 2. Isnadi. 9 Terpilih. Desa Wangkalkepuh, No. Urut. 4. Sugiyono (Terpilih).

Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Jombang tahun 2020 digelar di 9 desa dari 8 kecamatan, dengan menerapkan protokol kesehatan, Rabu (16/12) pagi. Dari Sembilan desa yang melakukan pemilihan kepala desa tersebut antara lain: Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, Desa Sokoiber, Desa Wangkalkepuh, Kecamatan Gudo, Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito, Desa Pulogedang, Kecamatan Tembelang. Desa Marmoyo, Kecamatan Kabuh. Desa Ngrimbi, Kecamatan Bareng. Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno dan Desa Saketi, Kecamatan Mojoagung.

Kita bersyukur, pilkades berjalan lancar, tertib aman dan kondusif. Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan. Ini semua sebagai tindak lanjut Permendagri Nomor 72 tahun 2020, terkait protokol kesehatan, per-TPS hanya untuk 500 pemilih. Hal ini guna mencegah terjadinya kerumunan,” tutur Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab, saat memantau jalannya pilkades secara virtual bersama Forkopimda setempat, yang juga didampingi Kabag Humas dan Protokol, Agus Djauhari.

Ditambahkan, persiapan ini, tentu tidak lepas dari sinergitas semua pihak dalam pelaksanaan pilkades serentak, baik panitia penyelenggara, TNI/Polri, Forkopimcam, tim kesehatan dan semuanya saja yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu, dalam kurun waktu yang singkat semuanya sudah siap, tentu tetap mengedepankan protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan,”paparnya.

Mundjidah Wahab, juga berpesan kepada semua panitia dan aparat keamanan, pasca pemilihan kepala desa, terutama saat penghitungan suara dan usai tetap menjaga jarak dan tidak berkerumun.

Disamping itu jangan ada arak-arakan begitu sudah ada pemenangnya. Tetaplah pegang disiplin protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Semua Cakades harus siap kalah siap menang, terimalah hasilnya karena ini adalah takdir Allah SWT, kemenangan kalian adalah kemenangan rakyat. Pesan saya tetaplah ikhtiar untuk memajukan desanya, agar masyarakatnya sejahtera. Yang kalah juga harus legowo, tetap jaga kerukunan, ciptakan suasana yang adem, ayem, gotong royong penuh kebersamaan,” pesan Bupati Jombang Hj. Mindjidah Wahab.

Bupati juga berterima kasih untuk seluruh masyarakat dan aparat keamanan, panitia dan semua yang terlibat dalam penyelenggaraan pilkades serentak yang telah bekerja luar biasa. dikutib SHP.

Sementara hasil pantauan di Desa Wangkalkepuh, Desa Sokoiber, Kecamatan Gudo dan Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, pelaksanaan pemungutan di mulai jam 08.00 sampai jam 13.00 WIB. Selanjutnya pada pukul 13.00 – selesai dilakukan penghitungan dan rekapitulasi. (Masruroh)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.