Pimpin Apel Perdana, Ini Arahan Kapolres Bojonegoro

Bojonegoro l Jejakkasus.info – Kapolres Bojonegoro, AKBP Muhammad memimpin apel perdana jajaran personel Polres Bojonegoro, pasca serah terima jabatan di Mapolda Jatim beberapa hari lalu, Jum’at(7/1/2022).

Kapolres Bojonegoro memimpin apel yang diikuti Wakapolres Bojonegoro, Para Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, Kapolsek jajaran, perwira staf, personel Polri dan Aparatur Sipil Negeri (ASN) Polres Bojonegoro bertempat di halaman Mapolres Bojonegoro, Senin(10/1/2022).

Dalam kesempatan itu, Kapolres Bojonegoro mengajak seluruh personel Polres Bojonegoro untuk melaksanakan tugas mulia sebagai personel Polri dengan sebaik-baiknya. Untuk membawa Polres Bojonegoro yang baik dan memberikan pelayanan kepada masyarakat semaksimal mungkin.

“Mari kita laksanakan tugas yang mulia ini, berikan pelayanan yang kita miliki sehingga dapat dicintai oleh masyarakat. Karena kemuliaan menjadi polisi bukan terletak pada harta, tahta dan jabatannya. Profesionalisme harus kita tegakkan, banyak belajar dan banyak membaca,”ucapnya.

Muhammad menambahkan kepada seluruh personel Polres Bojonegoro untuk mendukung semua program-program yang sudah berjalan dan meningkatkan kinerja demi kemajuan Polres Bojonegoro.

“Kita harap Polres Bojonegoro dan jajarannya harus hadir sebagai solusi bukan menjadi masalah, apa yang diharapkan oleh Pemerintah yakni Nawacita negara hadir ditengah-tengah masyarakat,” tambah Muhammad.

Masih berlangsung pandemi, AKBP Muhammad dalam kesempatan ini juga mengingatkan agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) untuk pencegahan dan sampaikan himbauan ditengah masyarakat tentang pentingnya vaksinasi sebagai upaya penangggulangan pandemi.

“Terus lakukan imbuan prokes dan manfaat vaksinasi kepada masyarakat,” ucap Muhammad.

Diakhir arahannya, AKBP Muhammad berharap, sebagai Kapolres Bojonegoro yang baru, dirinya dapat diberikan semangat dan dukungan untuk menuntaskan tugas-tugas kepolisian ke depan.

Kemudian Kapolres mengingatkan, organisasi Polri tak ubahnya sebagai sebuah tenda besar yang harus ditegakkan bersama.
“Orang-orang menghormati kita karena kita berdiri di bawah tenda Polri dan kita wajib terus tegakkan tenda tersebut dengan stretegi profesionalisme. Oleh karena itu mari kita jaga tenda itu tetap kokoh dengan sebuah kemampuan yang luar biasa dan dengan hati yang tulus,”pungkas pria lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2003 ini. (Hery)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *