Polemik penggunaan Pukat Harimau Pihak DPRD Kabupaten Sinjai dianggap Menutup Mata

by -1,035 views

www.jejakkasus.info | Sinjai (19/12), Terkait Aspirasi masyarakat Nelayan pesisir larea-rea Kelurahan Lappa Kabupaten Sinjai yang disampaikan senin 17 Desember 2018 di ruang penerimaan Aspirasi DPRD Sinjai menyangkut penggunaan pukat harimau (trawl) yang dilakukan nelayan dari luar daerah sinjai sampai hari ini dianggap belum mendapat Tindakan dan penyelesaian dari pihak DPRD Kabupaten Sinjai.

Ketua komite pemantau legislatif(KOPEL) Kabupaten Sinjai Ahmad Tang selaku pendamping masyarakat pesisir saat membawa aspirasi menilai ketidak seriusan DPRD Kabupaten Sinjai dalam mengawal Aspirasi Masyarakat,

“Anggota DPRD kabupaten sinjai jangan hanya pandai berjanji, jika tidak bisa memperjuangkan Aspirasi rakyat lebih baik berheti saja menjadi anggota DPR jika hal seperti ini saja tdk bisa diperjuangkan, jika memutuskan persetujuan utang 200 M yang dilakukan Pemerintah Daerah mereka lakukan secepat mungkin, tetapi jika terkait Aspirasi Masyarakat yang begitu mendesak mereka tangani dengan proses yang sangat lama”, ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa sampai hari ini kami belum menerima undangan dari pihak DPRD untuk melakukan rapat dengar pendapat yang disepakati pada hari kamis 20 Desember 2018, jika hal itu tidak dilakukan maka sama halnya DPRD membongi rakyat, serta kami bersama masyarakat pesisir akan mengkonsolidasi dan mengambil langkah yang kami anggap benar meskipun diperhadapkan dengan Hukum, Kuncinya.

(Syarif H)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *