Polres Pangkalpinang Gelar Ops Lilin Menumbing 2020

oleh -118 views

Jejakkasus.info | Pangkalpinang – Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Polres Pangkalpinang adakan apel gabungan.

Jajaran Polres kota Pangkalpinang bersama TNI dan Pemerintah Kota Pangkalpinang melaksanakan patroli skala besar di wilayah hukum Kota Pangkalpinang. Kegiatan apel kesiapan dipimpin oleh Kabag Ops Polres Pangkalpinang AKP Johan Wahyudi, SH, Kamis, (24/12/20) sekira pukul 20.00 Wib.

Peserta apel Patroli skala besar Polres Pangkalpinang diikuti oleh Pju Polres Pangkalpinang, Personil Kodim 0413/Bangka, TNI AL, Dishub Pangkalpinang, Sat Pol PP dan Perwakilan pramuka Saka Bhayangkara Kota Pangkalpinang.

Kegiatan patroli ini di lakukan dalam rangka Operasi Lilin Menumbing 2020 pengamanan natal dan tahun baru 2021.

Untuk menjaga situasi kamtibmas menjelang perayaan Natal dan Tahun baru 2021 agar tetap kondusif aman dan terkendali, Ungkap Kabag Ops Polres Pangkalpinang.

AKP Johan Wahyudi, Kabag Ops Polres Pangkalpinang seizin Kapolres Pangkalpinang AKBP Tris Lesmana Zeviansyah, SH S.IK MH mengatakan, “Polres Pangkalpinang bersama tim gabungan mengedepankan himbauan kepada masyarakat di tempat atau objek yang dapat menimbulkan kerumunan massa. Sehingga apabila ada tempat atau masyarakat yang berkerumunan maka akan di bubarkan, hal ini untuk meminimalisir penyebaran dan memutus mata rantai virus covid 19.”, Tegas Johan.

“Memberikan himbauan kepada pengurus gereja yang ada di Kota Pangkalpinang agar tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam beribadah dan merayakan natal dengan cara menyiapkan tempat cuci tangan, masker dan aturan jarak yang telah diterapkan pemerintah.”, Tambah AKP Johan.

Dalam melaksanakan Patroli skala besar Polres Pangkalpinang telah menyiapkan Ranmor dinas R2 dan R4 yang dapat digunakan untuk membawa personil dan masyarakat yang melakukan pelanggaran ataupun tindak pidana.

Kabag Ops juga menyampaikan tentang adanya, “Maklumat Kapolri tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan Natal dan Tahun baru 2021, untuk tidak menyelenggarakan pertemuan/kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan orang banyak di tempat umum.” pungkasnya. (Jenny Siskawati/Andriyadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *