Polsek Sukawati Gelar Ops Yustisi Premanisme di Batubulan, Situasi Aman dan Kondusif

Gianyar | jejakkasus.info – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Polsek Sukawati melaksanakan Operasi Cipta Kondisi / Ops Yustisi Premanisme Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (Ops KRYD) pada Rabu, 7 Desember 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung pukul 08.50 Wita hingga 09.20 Wita bertempat di Stage Barong Puseh Batubulan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Ops Yustisi Premanisme ini dipimpin oleh Pawas IPTU Made Sumbowo, didampingi Padal AIPTU Made Para, dengan melibatkan 5 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi Polsek Sukawati.

Baca Juga:  Ciptakan Rasa Aman & Nyaman Di Perbankan, Blue Light Patrol Polsek Abiansemal Rutin Digelar

Operasi dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mencegah dan menekan potensi tindak kejahatan serta aksi premanisme di wilayah hukum Polsek Sukawati. Dalam kegiatan tersebut, personel memberikan imbauan kepada masyarakat agar turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta memberikan informasi kepada petugas apabila menemukan orang-orang yang dicurigai sebagai pelaku tindak kejahatan maupun premanisme.

Baca Juga:  Wujudkan Kamseltibcar Lantas, Personil Polsek Tabanan Gelar Strong Point Pagi Hari

Kapolsek Sukawati Kompol I Ketut Suaka Purnawasa menyampaikan bahwa kegiatan Ops KRYD Premanisme merupakan komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Ops Yustisi Premanisme ini merupakan upaya preventif Polsek Sukawati dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas serta tidak ragu melaporkan apabila melihat atau mengetahui adanya indikasi gangguan keamanan,” ujar Kompol I Ketut Suaka Purnawasa.

Baca Juga:  Capdin Jombang Gandeng Seluruh SMA/SMK Negeri dan Swasta Meriahkan Karnaval Mobil Hias Hasil Bumi 2025

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.

Selama pelaksanaan kegiatan, tidak ditemukan adanya copet, gelandangan dan pengemis (gepeng), maupun aksi premanisme. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.
[Amin]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *