PT. Santos Premium Krimer Didemo Warga Panjunan

by -662 views

Jejakkasus.info | Panjunan-Sukodono, Telah terjadi demo warga masyarakat panjunan  kepada Pt santos,di jalan raya panjunan kecamatan sukodono,bermulai pada hari jumat tanggal 1/2/19 hingga berlanjut hari senin tanggal 4/2/19 jam pukul 9.00 wib – 16.00 wib, Pendemoan warga masyarakat panjunan beserta pemdes panjunan menagih janji janji pt santos yang selama ini tidak ada konstribusi ke instansi desa terkait.

“Korlap demo warga masyarakat panjunan di kepalai oleh khoirul soleh,hampir 9-10 tahun pabrik pembuat bahan baku kopi berdiri ,kepedulian terhadap warga setempat kurang dipedulikan.

Bertahun tahun warga rt 01 sampai rt 18 cenderung diam,tapi idtikad baik pt santos untuk memperkerjakan warga setempat tidak peduli,ucap korlap pendemo kepada awak media jejakkasus.

Menurut warga,sebenarnya tuntutan kami sangat fleksibel dan tidak menuntut lebih.Selain itu,aksi demo warga panjunan juga mendapat dukungan dari Kades panjunan,dan murni aspirasi warga sendiri.

” Apa kemauan warga ,sebagai bapaknya masyarakat panjunan ya harus mendukung mas,”tuturnya.

Sementara Kades panjunan Ahwan saat ditemui awak media team jejakkasus mengatakan,pihaknya bersama warga dan perusahaan perlu dipertemukan,agar permasalahan cepat selesai biar tidak terjadi miss comunication.

“Awal saya diundang ke pt santos,tapi saya tidak mau,Karena saya punya kantor baldes ,ya diselesaikan disini aja,” pungkasnya.

Alhasil untuk penyelesaian masalah tersebut,sebenarnya harus ada MOU tertulis antara pihak pabrik dengan warga.Sebagai Pemdes panjunan,pihak desa menyediakan fasilitasnya.

Pertemuan di Baldes panjunan dengan disaksikan oleh Camat sukodono M.Ainur rohman,Kapolsek sukodono Akp Sumono,Koramil sukodono,serta perwakilan dari Polresta sidoarjo,Kabag ops bersama Kasat intel polresta sidoarjo bersama anggota jajaran,warga menginginkan ada MOU tertulis.Kalau hanya lisan,warga menolak keras.

“Hampir berpuluh tahun,perusahaan tidak kooperatif.Padahal,tiap tahun desa selalu melayani surat surat domisili perusahaan,” papar kades.

Disinggung soal warga yang menutup saluran pembuangan air pabrik,Ahwan mengatakan ,itu karena kejengkelan warga terhadap pt santos.Selama ini pabrik tidak ada kontribusinya.

Disampaikannya,saluran pembuangan pabrik yang dibangun itu,berada di tengah saluran warga yang juga merupakan aset desa.Warga tidak menutup aset pabrik,cuma hanya menutup aset milik desa agar tidak benturan dengan hukum.

“Bangunan bak kontrol pabrik,memakan saluran desa.Malah pihak pabrik sendiri,tidak memberitahu sebelumnya,tambahnya.

Kades berharap,dengan adanya MOU secara tertulis ,permasalahan tersebut selesai,ini untuk masa depan warga desa sendiri,dan tiap tahun ada warga yang lulus sekolah bisa diperkerjakan,warga tidak sampai tidak bekerja.

Pemdes panjunan meminta harus tetap ada MOU secara tertulis,biar perusahaan ada tanggung jawabnya,celetuknya.sulton

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *