Puluhan Nelayan Larea-rea Kelurahan Lappa Datangi Gedung DPRD Kabupaten Sinjai

by -1,024 views

 

www.jejakkasus.info | Sinjai, Puluhan Nelayan Kelurahan Lappa Kecamatan Sinjai Utara Kabupaten Sinjai datangi gedung DPRD Kabupaten Sinjai (17/12),

Kedatangan Puluhan Nelayan tersebut bertujuan membawa Aspirasi diruang penerimaan Aspirasi DPRD Kabupaten Sinjai terkait keresahan Nelayan Larea-Rea kelurahan Lappa lantaran adanya nelayan dari luar Daerah kabupaten Sinjai yang sering menangkap ikan di pesisir pantai Larea-rea kelurahan Lappa dengan menggunakan Pukat Harimau (Trawl), sehinga merugikan Nelayan setempat, dan hal itu juga melanggar telah melanggar peraturan Menteri Kelautan dan perikanan No.2 Tahun 2015 tentang pelarangan penggunaan alat penangkapan ikan Trawl dan seine Nets,

“Hal ini harus disikapi pemerintah dengan serius karena penggunaan alat tangkap ikan pukat trawl sangat meresahkan nelayan pesisir larea-rea kelurahan Lappa Kabupaten Sinjai lantaran penghasilan mereka menurun derastis dan juga merusak ekosistem laut pesisir yang menjadi sumber penghasilan mereka”, ungkap ahmad tang yang juga selaku ketua Kopel Sinjai.

Ketua Yayasan Peduli Bangsa Awaluddin Adil yang juga mengawal aspirasi tersebut menekankan bahwa pihak DPRD harus segera bertindak tegas menyikapi hal tersebut karena Pendapatan Nelayan kabupaten sinjai juga adalah sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sinjai, kalau penggunaan alat tangkap pukat trawl itu tdk ditangani pemerintah dengan capat, saya khawatir Nelayan larea-rea kelurahan lappa dan nelayan kabupaten sinjai khususnya akan mengambil langkah yang kita tidak inginkan, karena kondisi seperti itu sangat rawan dan bisa menimbulkan konflik sosial, pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, wakil ketua DPRD Kabupaten Sinjai Jamaluddin selaku penerima aspirasi mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai bersama dengan DPRD telah menetapkan satu Peraturan Daerah Pada Tahun 2017 Tentang perlindungan dan pemberdayaan Petani, Nelayan, dan pembudidayaan Ikan.

“Kami sangat memahami apa yang menjadi keluhan dan keresahan masyarakat dalam hal ini Nelayan pesisir larea-rea kelurahan lappa terkait masalah penggunaan alat tangkap trawl yang digunakan nelayan dari luar daerah kabupaten sinjai, dan kami akan melakukan tindakan sesuai dengan prosedur yang ada, kami juga akan meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar melakukan Evaluasi Perda yang ada guna efektifitas pelaksanaanya, khususnya dalam memberikan perlindungan kepada nelayan dikabupaten sinjai, jadi saya berharap agar tidak melakukan tindakan yang nantinya bisa merugikan diri sendiri”,pungkasanya.

Senada dengan itu, Ketua DPRD Kabupaten Sinjai Abdul Haris Umar mengatakan akan menyikapi dengan serius apa yang menjadi Aspirasi Nelayan Pesisir Larea-rea kelurahan Lappa Kabupaten Sinjai.

“Kami akan bersurat secepatnya ke Pemerintah Daerah Untuk melakukan pertemuan terkait masalah itu, karena penangkapan ikan dengan mengunakan alat tangkap pukat trawl itu dilakukan oleh Nelayan yang datang dari luar kabupaten Sinjai, dan akan melakukan komunikasi dengan penerintah daerah asal nelayan pengguna trawl tersebut, saya juga berterimakasih kepada Warga Nelayan Pesisir Larea-rea karena tidak melakukan tindakan yang sifatnya merugikan diri sendiri dan mempercayakan kepada kami untuk mengatasi hal tersebut”, kuncinya.

Penyampaian dan penerimaan aspirasi tersebut berjalan damai dan pihak Nelayan menyerahkan sepenuhnya masalah tersebut kepada pihak DPRD Kabupaten Sinjai untuk ditindak Lanjuti.

(Syarif H)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *