Pungli Di Rutan Bangil Semakin Tinggi, Kenapa Yang Bersangkutan Berlagak Buta Dan Tuli?

by -596 views

 

Kabupaten Pasuruan | Jejakkasus.info -, Disinyalir ada ungsur sengaja dibiarkan sehingga para oknum petugas rutan bangil pasuruan melakukan pungutan liar (pungli) terhadap tahanan dan napi untuk membayar sejumlah uang yang sudah ditentukan oleh pihak rutan, karena harga kamar berfariasi. antara lain untuk blok A untuk satu orang tahanan harus membayar Rp. 500,000,(lima ratus ribu rupiah) sampai Rp. 1000,000,(satu juta rupiah) untuk bagi tahanan yang ingin ditempatkan di kamar blok C harus mau membayar lebih mahal lagi, tarif kamar untuk blok C harganya juga berfariasi mulai dari Rp. 2000,000, (dua juta rupiah hingga Rp. 20,000,000, (dua puluh juta rupiah) tahanan dan napi tidak cukup disitu untuk melakukan pembayaran masih ada lainnya yang perlu harus dibayar seperti iyuran kipas angin setiap bulan tahanan bayar lagi sebagian biaya paling sedikit Rp. 10,000, (sepuluh ribu rupiah) itupun tidak sama tahanan harus bayar iyuran segitu karena peraturan dilain kamar berbeda untuk blok A, kalau iyuran bulanan di blok C tahanan dikenakan biaya Rp. 500,000, (lima ratus ribu rupiah).

Setelah itu masih ada lagi pembiayaan misalkan tahanan dikunjung oleh keluarganya namun keluarga tersebut kepingin ngobrol lama, disitu harus bayar kepada petugas yang ada diruang keamanan sebesar Rp. 20,000, (dua puluh ribu rupiah) setelah jam kunjunga ditutup petugas rutan masih minta dibelikan rokok, peraturan yang ada dirutan bangil pasuruan selalu mengandung uang, yang lebih parahnya lagi setiap ada tahanan maupun napi dibebaskan atau pelepasan pulang disitu harus mengeluarkan lagi sebesar Rp. 50,000, bagi yang tidak punya uang sama sekali maka napi tersebut dapat tindakan dari petugas register waktunya pulang ditunda.

Baca | http://www.rutanbangil.info/

Namun sampai sejauh ini tidak ada tindakan tegas dari pemerintah maupun aparat penegak hukum labih-lebih dari Kanwil pasalnya ada indikasi kerjasama demi keuntungan pribadi untuk memperkaya diri sendiri, semestinya jika ada oknum melakukan hal tersebut harus ditindak tegas dan masukan kepenjara agar para oknum nakal seperti itu tidak ada ampun karena mereka sudah jelas melanggar undang-undang korupsi, bukannya ditindak malah dipelihara untuk diambil keuntungannya. (SLM).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *