Pupuk Bersubsidi Langka Petani Kabupaten Pringsewu Menjerit 

oleh -605 views
Jejakkasus.info | Pringsewu – Petani sawah penanam padi pringsewu mengeluh kelangkan pupuk  jenis Urea, NPK dan SP 36 . Padahal sudah saatnya padi harus mendapat perawatan pemupukan supaya subur.
Sudiro ( 56) petani asal pekon podomoro mengakui  kesulitan mendapatan pupuk subsidi dari pemerintah, karena dikios-kios didaerahnya  yang biasa tempat petani membeli pupuk semuanya dalam keadaan kosong tidak ada barang .
”  Padi  saya tanam sudah lima belas hari ,baru satu kali di pupuk hari ini ,itu pun beli dari tetangga 110 ribut persak pupuk urea, karena tetangga saya punya stok pupuk tahun kemaren, kalau beli di kios-kios pupuk barangnya kosong ” kata Sudiro, kepada Nurul Ikhwan dari kantor berita RMOLLampung ,Selasa( 5/1)
Senadai di katakan ,Hartono (59) petani asal Tambah Rejo Kecamatan Gading Rejo, dirinya mengeluhkan kelalangkaan pupuk bersubsidi.
Dia mengatakan sudah sepuluh hari padinya di tanam tapi belum sekali di beri pemupukan.
” Saya udah keliling di kios-kios pupuk yang ada di gading rejo, semuanya kosong katanya nunggu sampai tanggal 15 minggu depan” ucap nya
Sementara, Kasi Pupuk dan Pestisida Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu Sri Emilia membantah kalau petani pringsewu mengalami kelangkaan Pupuk
Dia menyampai bahwa penyaluran pupuk bersubsidi harus melalui beberapa prosedur.
Dan pada waktu itu Dinas pertanian masih menunggu Surat keputusan( SK)  dari menteri pertanian prihal pupuk bersubsi di peruntukan bagi petani yang tergabung dalam kelompok tani.
” Alhamdulillah SK dari Kementan sudah keluar di hari Sabtu tanggal 1 Januari lalu.  Setelah itu,  dari Kementan di break down dulu di propinsi baru ke kabupaten,” ujarnya.
Kemudian, lanjut dia,  setelah SK turun di hari Senin kemarin tanggal 4 Januari 2021,  Provinsi yang mengalokasikan pupuk-pupuk ke kabupaten.
“Setelah alokasi dari provinsi datang, pupuk yang tiba ini kami pisah-pisah dan kami minta tanda tangan oleh Bu Kadis,” paparnya.
Selanjutnya, setelah mendapatkan tanda tangan dari Kadis Pertanian, kantor mengirimi email ke provinsi dan ke distributor-distributor.
“Baru nanti distributor ini bisa mengalokasikan dan mendistribusikan ke kios-kios.Jadi bukan langka ,setiap akhir tahun memang begitu, Insyallah beberapa hari ini pupuk sudah di salurkan ke kios-kios ” tambahnya.
(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *