Putra Mabes 26 Lindu Aji Seleggarakan Diklat Pratama 3 Kepada Anggotanya

Jejak kasus. Info|JATENG & DIY

SEMARANG- Lindu Aji Putra Mabes 26 menyelenggarakan Diklat Pratama 3 yang di ikuti lebih dari 120 anggota baik berasal dari kota semarang maupun dari daerah luar kota semarang, bertempat di Desa Wisata Kandri Gunungpati Kota Semarang, minggu (30/10/2022)

Dalam acara pelaksanaan Diklat Pratama ini dihadiri Ketua Putra Mabes (PUMA) Jalu Seno Aji, Sekjen PUMA M. Wahid Aji Martono, Pengurus DPP Lindu Aji, Bimas Polrestabes dan Tokoh masyarakat.

Perlu diketahui Lindu Aji Putra Mabes sendiri adalah salah satu organisasi sayap yang dibentuk oleh DPP Ormas Lindu Aji yang bergerak di bidang sosial, seni budaya, dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu demi membentuk para anggota Lindu Aji Putra Mabes 26 yang memiliki sikap mental dan kepribadian, maka diperlukan kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh setiap anggota Lindu Aji Putra Mabes 26, yang mana kegiatan tersebut telah tercantum dalam AD/ART Lindu Aji Putera Mabes 26, sedangkan tujuan diadakannya diklat pratama itu sendiri yaitu menjadikan setiap anggota Lindu Aji Putra Mabes 26 sebagai insan yang memiliki sikap disiplin, tanggung jawab, meningkatkan rasa persaudaraan antar anggota, memiliki loyalitas tinggi dan memiliki rasa cinta tanah air.

Dalam acara Diklat Pratama 3 ini, ada 4 materi pokok yang di sampaikan kepada seluruh peserta antara lain,
1) Keorganisasian
2) Mental ideologi & Hukum
3) Bela negara dlm rangka hartibmas ormas dimata masyarakat
4) Materi kedisiplinan seperti fisik, merayap baris berbaris dan lainya.

Kepada awak media Sekjen Putra Mabes W. Wahid Aji Martono menjelaskan “Dengan adanya Diklat ke 3 ini untuk membimbing dan memberikan wawasan bagi para anggota yang baru bergabung bisa memahami arti utk berorganisasi dgn baik, jelas Wahid Aji

Sementara itu Ketua Putra Mabes (PUMA) Jalu Seno Aji, kepada awak media mengatakan “Agenda kegiatan Diklat Pratama tetap diadakan setahun sekali utk memberikan bekal kepada anggota baru agar supaya bisa lebih humanis ,tidak ada arogansi , lebih mengedepankan jiwa sosial di tengah masyarakat, Ucap Jalu Seno Aji

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *