Relawan Destana Pekon Sukorejo Gotong royong dan Pasang Papan Peringatan

Pringsewu_ Jejakkasus.info

Sebagai bentuk upaya mitigasi menanggulangi bencana banjir yang terjadi di pemukiman warga Pekon Sukorejo Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu, Tim dan relawan Desa/Pekon Tangguh Bencana ( Destana) melaksanakan gotong royong bersama membersihkan saluran air di areal pemukiman penduduk.

Kepala Pekon Sukorejo, Subali, mengatakan hujan yang hampir turun setiap hari di Pringsewu menyebabkan beberapa rumah warga di Pekon Sukorejo terendam banjir. Meskipun tidak ada korban jiwa, namun dalam upaya pencegahan menanggulangi bencana alam tersebut pihaknya bersama warga melaksanakan gotong royong membersihkan gorong-gorong, talud, dan saluran air yang mampet akibat tersumbat oleh sampah dan kotoran. Kami juga pasang Papan Peringatan agar masyarakat tidak membuang sampah di aliran Sungai karena dapat menyebabkan Banjir ( Sabtu, 29/10/2022 )

Dia mengatakan sebelumnya pada Selasa 25 Oktober 2022 terdapat puluhan rumah warga di Pekon Sukorejo dan banyak halaman rumah di pemukiman yang terendam banjir dengan ketinggian rata-rata hingga sampai batas lutut orang dewasa dan tanggul penahanan air Way Manak tergerus air dan amblas hingga mengakibatkan jembatan yang menjadi akses warga ke sawah tidak dapat digunakan lagi.

Pekon Sukorejo merupakan salah satu wilayah pekon yang menjadi bagian dari Daerah Aliran Sungai ( DAS ) Way Manak, serta berada di dataran rendah, pada saat kondisi penghujan memang rentan terjadi banjir.

Hal itu, menurutnya, ditambah kebiasaan buruk masyarakat membuang sampah sembarangan dan tidak merawat atau membersihkan saluran-saluran pembuangan air.

“Jadi pada saat intesitas curah hujan tinggi dan terjadi berkali-kali seperti saat ini, beberapa rumah warga terendam banjir,” katanya.

Mewakili Kepala Pelaksana Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pringsewu, Agus Purnomo Analis Kebencanaan Ahli Muda mengatakan memang diperlukan sebuah upaya Mitigasi guna mengatasi persoalan banjir di pemukiman warga salah satunya dengan gotong royong dan pengalokasian Dana Desa (DD) yang setiap tahun dikucurkan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Pekon untuk membangun sarana prasarana skala prioritas dalam upaya mengatasi banjir yang menjadi kewenangan Desa.

Bambang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *