Satresnarkoba Polres Subang, Ciduk Belasan Tersangka Narkotika di Berbagai Wilkum Polres Subang

Subang l Jejakkasus.info –Jajaran Polres Subang melalui Satuan Reserse Narkoba telah berhasil dalam kurun waktu dibulan September sampai Oktober 2022, mengungkap 15 kasus penyalahgunaan narkotika dan penyalahgunaan sedian farmasi, dengan jumlah dari para tersangka 17 orang.

Video Kegiatan

Adapun yang berhasil diamankan belasan kasus dari para tersangka berikut barang buktinya yaitu terdiri dari 4 kasus ganja berjumlah 5 tersangka, 9 kasus jenis shabu ada10 tersangka, dan penyalahgunaan sediaan farmasi tersangkanya 2 orang.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Subang AKBP Sumarni, yang dampingi Waka Polres Kompol Satrio Prayogo, Kabag Op, Kasat Narkoba AKP Ronih, Kasat Reskrim AKP Deni Nurcahyadi, Kasi Propam Iptu Willy, Kasi Humas Iptu Memey dan jajaran Polres Subang. Pada Jumaat (20/10/2022) bertempat dihalaman Polres Subang.

Dari Kasus narkotika tersebut berhasil diamankan dari berbagai Tempat Kejadian Perkara ( TKP ) berada diwilayah hukum Polres Subang,Jawa Barat.
Dari 11 TKP yakni Kecamatan Sukasari, Cipunagara, Pagaden, Ciasem, Cijambe, Blanakan, Cipeundeuy, Purwadadi, Cikaum, dan Compreng. dan masing Inisial dari pelakunya yaitu KN, JA, SA, RR, BA, DS, IL, S, KJ, SR, MK, AS, MI, RH, NS.

Sementara bagi 2 tersangka penyalahgunaan sediaan obat farmasi, insial SF dan TM mereka berdua berada di 2 lokasi yang berbeda yaitu Pamanukan dan Subang.

Sedangkan kasus peredaran minuman keras (miras) atau minol (minuman beralkohol) tak berijin tersebar di 3 lokasi yakni Pamanukan, Patokbeusi dan Ciasem dengan jumlah tersangka 5 orang yakni SS, SN, CS, AS dan RS.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankanya yaitu sabu 80,13 gram, ganja 80,06 gram, pil heksimer 1500 butir, tramadol 1000 butir, triheksipedinil 500 butir, miras berbagai merk 2281 botol, 5 buah bong alat hisap sabu, timbangan dijital 6 unit, korek api dan handpone 10 unit, 2 unit motor, kunci T, kunci kontak.

“Untuk tersangka narkotika jenis sabu dikenakan Pasal 114 ayat 1 dan 2 jo Pasal 112 ayat 1 dan 2 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara minimal 6 tahun, maksimal 20 tahun, denda minimal Rp1 Miliar, maksimal Rp13 Miliar,” jelas kapolres.

“Untuk tersangka narkoba jenis Ganja dikenakan Pasal 114 ayat 1 Jo Pasal 111 Ayat 1 UU 35/2009 Tentang Narkotika dengan ancaman penjara minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun, denda minimal Rp1 miliar, maksimal Rp10 miliar. Sedangkan pelaku penyalahgunaan sediaan farmasi dikenakan Pasal 196 jo Pasal 98 ayat 2 dan 3 UU Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman penjara 10 tahun, denda maksimal Rp1 miliar,” bebernya.

“Adapun tersangka peredaran minuman beralkohol atau minol tak berijin dikenakan Pasal 20 jo Pasal 11 ayat 1 Perda Kabupaten Subang Nomor 5 Tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol, Tipiring.

(Rahmat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *