Sekmada LMP Babel Kawal Kasus Agat CS

oleh -188 views

Jejakkasus.info | Pangkalpinang – Baru-baru ini terjadi kasus penerimaan bijih timah kadar rendah yang mengandung terak di wilayah hukum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Mencermati statement dari Ketua LSM AMAK Babel Hadi Susilo di media beberapa hari yang lalu.

Markas Daerah (Mada) Laskar Merah Putih (LMP) Provinsi Kepulauan Babel,  mengapresiasi atas kepedulian LSM AMAK Babel, terhadap kasus Agat CS.

Hal ini disampaikan Sekretaris Markas Daerah (Sekmada) LMP Babel, yang turut berpartisipasi aktif dalam mengawal proses hukumnya.

Terkait kasus Agat CS, tentang penerimaan bijih timah kadar rendah yang mengandung terak.

Saat dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu, (8/5/2021), Sekmada LMP Babel Andi Kurniawan mengatakan, LMP Mada Babel siap mengawal jalannya persidangan dan pembacaan tuntutan JPU dengan mengerahkan aksi damai.

“Jangan sampai kasus ini merugikan BUMN, dan keuangan negara hingga miliaran rupiah, ini tidak sesuai dengan konsekuensi hukuman dalam kasus Tipikor atau tuntutan hukuman rendah, atau melakukan tuntutan hukum yang seadil-adilnya, dan jangan terkesan didiamkan dari pemberitaan,” tukas Sekmada LMP Babel, yang kerap disapa Bang Andi.

Lanjut Bang Andi, semua proses hukum akan berjalan transparan dan jelas akan memberikan efek jera.

Dan Kepada pihak APH bisa membuka kasus-kasus yang saat ini belum tuntas yang terkesan dipeti es kan.

Bang Andi menambahkan, salah satu contoh yakni, kasus yang serentak tentang penerimaan bijih timah terak, di Gudang Tanjung Gunung, yang sudah dilakukan penyelidikan awal dan sudah ada pemeriksaan oleh pihak Kejati Babel, pada awal Maret 2021 lalu.

Kami sudah mengawal serta melakukan aksi Ke BUMN pada waktu yang sama.

Kami juga sudah mengawal serta melakukan aksi ke BUMN tentang kasus korupsi berjemaah oleh oknum PT Timah Tbk, di Kementerian BUMN.

Itu tidak lain karena penegakan supremasi hukum di Babel ini, terkesan memberikan dan seolah-olah tidak ada kelanjutan proses hukumnya untuk bijih timah yang mengandung terak, di Gudang Area 3, Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Itulah pernyataan saya, sesuai dengan instruksi dan arahan dari H. Adek Erfin Manurung, S.H, Ketua Umum LMP, agar jangan sampai kendor untuk mengawal dan mengusut sampai tuntas permasalahan bijih timah terak ini,” tutup Sekmada LMP Babel Andi Kurniawan. (Tim Jejakkasus.info Babel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.