Selama Kepemimpinan Lurah Sari Rejo Nur Ainun, Warga Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah

Medan l Jejakkasus.info – Masih ada saja temuan-temuan masyarakat di Kelurahan Sari Rejo ,Kecamatan Polonia Medan. Terungkap nya sistem pendatan di beberapa lingkungan setelah calon kepala lingkungan mencari dukungan kewarga untuk melengkapi persyaratan kepala lingkungan baru periode 2023-2026. Selasa,(18/01/2023).

Temuan Awak media di lapangan begitu mengejutkan pasalnya masih ada saja warga yang tidak pernah tersentuh bantuan dari pemerintah.

Warga lingkungan ll yang tidak ingin disebut namanya saat menghubungi awak media meminta untuk datang dan melihat warga yang tidak pernah sama sekali mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Kak bantukan lah dulu ada tadi saya dengar warga lingkungan lll, sama sekali tidak pernah dapat bantuan. BLT tidak dapat, PKH tidak dapat dan bantuan lain sama sekali padahal sudah tua nenek-nenek dana Lansiapun tidak pernah ada coba cek dulu lah kerumah nya, ucap warga lingkungan Il “.

Saat di konfirmasi warga yang di maksud adalah Isminah (75) warga Jalan Cinta Karya , Gg. Berdikari lll, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia. Yang tinggal bersama kedua anak nya Endang Iswati (57) dan Sriyani(43). ” saya dari dulu semenjak kepling siapapun tak pernah dapat sama sekali bantuan, ucap nenek ismiah kepada awak media.

Tetangga nenek isminah pun turut serta membantu bicara agar nenek isminah dan keluarga mohon di bantukan untuk mendapatkan bantuan.

“Kak dibantukan lah nenek ini kak karena sama sekali tidak pernah dapat bantuan dari pemerintah sudah pun kami ajukan ke kepling tapi sampai saat ini pun tidak ada kejelasan, kata jol.

Sambung jol, nenek ini kak dana lansiapun tidak dapat padahal umur nya sudah 75 tahun kan seharusnya dapat lah. Kepling kami ini tidak ada pedulinya dari dulu gimanalah beliau menjabat sudah hampir 30 tahunan kalauntidak salah. Jadi seperti masa bodoh lihat warga yang susah ini. Apalagi nenek ini punya anak yang Tunarungu, tuna wicara, yang paling kecil ada kurang kurang nya agak cacat lah kalau di bilang kak. Kerja anak yang tunarugu,tuna wicara ini kadang di suruh orang nyuci nyuci kak, disuruh nyapu-nyapu iya juga, nyabuti rumput kadang di tempat orang, jol sembari sedih menceritakannya.

Lanjut jol, nenek isminah ini kadang ada orang yang kasihan melihatnya sering di kasih beras ,gula gitulah kak ada yang ngasih tetangga. Kamipun bantu sekedar lah kak karna kondisi kamipun ya begini lah adanya. Syukurnya rumah tidak ngontrak lagi rumah anaknya dulu yang sekarang sudah meninggal.

Kami berharap agar warga lebih diperhatikan lagi lah, dan dilihat lah yang benar-benar membutuhkan jangan yang kaya-kaya dapat. “pungkas jol”.

Begitu juga Ngatiran (90), warga Jalan Mawar, Gg. Sejahterah Lingkungan lV, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Medan Polonia. Yang sama sekali keluarga nya tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah.

“Jangankan bantuan BLT, PKH , Dana lansia pun tidak ada, padahal kekek ngatiran udah 90 tahun usia nya. Kata tetangga yang tak ingin di sebut namanya.

Saat di konfirmasi awak media Edi Gurnawan S.lP selaku lurah sari rejo melalui via telepon ” Tolong bantu bawakan data nya kelantor kak ya biar saya bantu mengajukan, kata lurah melalui telepon “.

(DE/Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *