Siapa Dibalik Dugaan Pemberian 12 Sumur Migas Tanjab Barat ke Tanjab Timur!!

Drs. H. Anwar Sadat, Bupati Tanjung Jabung Barat. (Foto: Istimewa)

Tanjab Barat, Jambi l Jejakkasus.info – Menyikapi polemik 12 sumur Migas, tokoh pemuda angkat bicara, Rabu (27/10/2021) di Tanjung Jabung (Tanjab) Barat.

Tokoh pemuda yang tidak mau disebutkan namanya ini, mengatakan, bahwa polemik sumur Minyak dan Gas (Migas), semakin terkuak.

Masalah batas teritorial sudah tidak ada masalah.

Yang menjadi masalah adalah, kepastian 12 sumur Migas itu yang telah ditandatangani oleh Anwar Sadat, Bupati Tanjab Barat dan Romi, Bupati Tanjab Timur, PJ Gubernur Provinsi Jambi Dr. Nurcahya Murni dan Drs. Arsan Latif, Inspektur IV Inspektorat Jenderal Kemendagri, selaku koordinator tim percepatan penegasan batas daerah Sumatera Barat dengan Jambi.

Adapun 4 hal yang telah disepakati itu, kata tokoh pemuda itu, adalah:

1. Tidak ada permasalahan batas daerah antara Kabupaten Tanjung Jabung Barat dengan Kabupaten Tanjung Jabung Timur. 2. Penegasan batas daerah tidak menghapus Hak atas Tanah Kepemilikan Aset, Hak Ulayat dan Hak Adat pada masyarakat.

3. KEDUA DAERAH MENAWARKAN KESEPAKATAN UNTUK MEMBAGI 24 SUMBER DAYA ALAM BERUPA SUMUR MIGAS YANG BERADA DI PERBATASAN KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT DENGAN KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR, SEHINGGA MASING-MASING DAERAH MEMILIKI 12 SUMUR MIGAS, IMPLIKASI TERHADAP KESEPAKATAN TERSEBUT DI SAMPAIKAN OLEH MENTERI DALAM NEGERI KEPADA MENTERI KEUANGAN, SEBAGAI PERTIMBANGAN PERHITUNGAN DANA BAGI HASIL (DBH) KEDU DAERAH DIMAKSUD. (4). TERHADAP HAL-HAL YANG DISEPAKATI , HARI INI TANGGAL.19-MEI-2021, SAMBIL MENUNGGU KOORDINASI BUPATI DENGAN DPRD TANJUNG JABUNG BARAT DAN TOKOH MASYARAKAT KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT. KEPUTUSAN BUPATI AKAN DILAKUKAN PALING LAMBAT 17-JUNI-2021. DALAM HAL BUPATI TANJUNG JABUNG BARAT, MENGAMBIL ATAU TIDAK MENGAMBIL KEPUTUSAN SEBAGAI MANA TERSEBUT PADA ANGKA 3, SAMPAI TANGGAL 17 JUNI 2021. MAKA PENETAPAN BATAS,DI TETAPKAN OLEH MENTERI DALAM NEGERI, SESUAI DENGAN UNDANG UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2020 TENTANG CIPTA KERJA.

Di dalam poin 3, di dalam berita acara yang sudah ditandatangani oleh Anwar Sadat selaku Bupati Tanjung Jabung Barat, dan Romi selaku Bupati Tanjung Jabung Timur, sepakat mendapatkan masing-masing 12 sumur Migas, yang semula 24 sumur Migas tersebut, milik Tanjung Jabung Barat.

Menyikapi keberanian Anwar Sadat menanda tangani kesepakatan tersebut sangat luar biasa,

Diduga ada dalang dibalik ini, mungkinkah ada oknum DPRD yang Terkait dalam hal ini, kenapa hanya Hamdhani dari PDIP yang selalu bersuara keras menanggapi polemik ini. Kemana Anggota Dewan yang lainya?.

“Semoga saja para Anggota Dewan Tanjab Barat kita yang terhormat tidak masuk dalam polemik ini,” ucap tokoh pemuda ini.

Kita Juga berharap, aparat penegak Hukum, KPK, KEJAKSAAN, POLRI, mengikuti, memantau, polemik ini.

Bukan tidak mungkin dibalik semua ini diduga ada lobi-lobi yang mengarah kepada pelanggaran hukum.

“Salah satunya suap menyuap,” tegas tokoh pemuda. (Deddy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *