Tempat Dugaan 480 Tetes Tebu di Belakang Polsek Punggging dilakukan Pembenahan!

by -25 views

Belum lama di beritakan di Jejak Kasus Sabtu 27 Juni 2020, Secara fakta tempat dugaan 480 kencingan tetes tebu di belakang sektor Pungging, Mojokerto nampak ada pembenahan atau Persiapan yang berupa Jublangan untuk menampung Tetes tebu hasil dugaan pencurian sopir tangki untuk kerjasama dengan penadah.

Berita sebelumnya:

Jejakkasus.info | Mojokerto – Jawa Timur – Pintarnya para pelaku kasus tindak pidana atau kejahatan 363 yang dilakukan oleh Supir Tangki Tetes dan 480 KUHP Selalu pengusaha Tetes tebu di wilayah Hukum Polres Mojokerto, Jawa Timur nampaknya, masih menjamur.

Hal ini di ketahui saat laporan informasi dari warga di tindaklanjuti oleh Tim9 Generasi Muda Indonesia Cerdas Anti Korupsi (GMICAK).

Di sebuah lokasi belakang KUD Belakang Kantor Polsek Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur terdapat Jublangan tetes tebu di lengkapi mesin penyedot deasel dan beberapa alat untuk aktifitas mengelola Tetes Tebu, Dugaan hasil tindak kejahatan oleh supir dan pengusaha nakal.

Disebuah lokasi tidak nampak para pekerja saat di datangi Tim9, Dari hasil penggalangan data yang masuk Video Jejakkasustv.com Jublangan dan tenda terpal nampak Limbah Tetes tebu yang diduga dari hasil kejahatan yang akan di jual ke pemesan.

Sebelum nya salah satu sumber RS warga mojokerto menerangkan Gudang Limbah Tetes Tebu di Pungging milik Saudara Sinyo.

Hingga berita perdana di angkat, Supriyanto als ilyas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Generasi Muda Indonesia Cerdas Anti Korupsi (GMICAK) dan Pimpinan Redaksi Media Jejakkasustv.com menjelaskan, Polisi supaya ambil tindakan tegas, terhadap dugaan supir Dan menjeratnya dengan Pasal 363 ayat (1): Barangsiapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah.”

Selain itu, Pengusaha juga di jerat sebagai penadah 480 KUHP Yang berbunyi “Barangsiapa mengambil sesuatu barang, yang sama sekali atau sebagian termasuk kepunyaan orang lain, dengan maksud akan memiliki barang itu dengan melawan hak, dihukum, karena pencurian, dengan hukuman penjara selama-lamanya lima tahun atau denda sebanyak-banyaknya Rp. 900,-.”

(Pria Sakti Jejakkasustv.com Mojokerto Melaporkan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *