Terkait Dugaan Penyimpangan DD Desa Sendangharjo Ngasem, Benarkah Di Alihkan Penggunaannya?

by -1,283 views

 

Jejakkasus.info | Indonesia – Provinsi Jatim – Kabupaten Bojonegoro, 2019.
Terkait dugaan Penyimpangan Dana Desa (DD) senilai RP. 60.000.000,- untuk pembangunan Drainase/saluran di RT. 22 RW. 07 Dusun Soko Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro yang diberitakan Jejakkasus.info beberapa minggu lalu, ini Jawaban Prasetyo Kades Sendangharjo melalui Juritno Kaur Umum.

Saat diklarifikasi ulang oleh tim Jejakkasus – Detikkasus.com pada Kamis (10/01) di Kantor Desa Sendangharjo, Juritno (Kaur Umum) menegaskan bahwa Rencana pembangunan Drainase/saluran di RT. 22 RW.07 Dusun Soko benar di ‘P’ kan /dialihkan, “ujarnya.

“Hal itu sudah dimusyawarahkan dan disetujui oleh BPD, RT, dan Tokoh masyarakat saat rapat, ” tambah Juritno.

Masih Juritno, dengan didampingi Muntiono selaku Tim Pelaksana Kegiatan dan disaksikan Ketua BPD serta seluruh Perangkat Desa, pihaknya menegaskan pengalihan anggaran tersebut meliputi 30 persen penuhi Padat Karya Tunai(PKT) yakni pembangunan Gedung TK, Gerbang Bojonegoro Berseri, pembangunan Goron-gorong, Pembangunan Jalan paving RT 15, serta pemberdayaan Karang Taruna,

“Untuk pembangunan drainase RT. 22 dianggarkan di tahun 2019 dan akan lakukan penambahan anggaran agar pelaksanaannya bisa rampung sekaligus, ” Pungkas Juritno.

Sementara Muali Ketua BPD Desa Sendangharjo juga membenarkan, “terkait pengalihan anggaran itu sudah mufakat bersama dalam forum musyawarah waktu itu, “ucapnya.

Disinggung mengenai pengusiran terhadap wartawan Jejakkasus saat klarifikasi sebelumnya, Juritno menjelaskan bahwa itu semua karena terbawa emosi, pihaknya mengaku kesal karena didesak untuk memberikan penjelasan,
“Sebenarnya saya tidak ada maksud arogan dan mengusir, semua itu terjadi karena saya kesal dan terbawa emosi, “akunya.

Dipaparkan lebih lanjut, pada hari berikutnya pihak Pemerintahan Desa Sendangharjo berinisiatif mengundang kembali wartawan jejakkasus yang sempat terjadi adu mulut dan berbuntut pengusiran secara tidak sengaja sebelumnya, namun saat itu wartawan bersangkutan tidak sempat hadir, baru pada kamis kemarin tim Jejakkasus – detikkasus.com penuhi undangan dari Pemdes Sendangharjo guna klarifikasi terkait kesimpangsiuran pemberitaan.

Benarkah DD dialihkan Penggunaannya?

Pihak Pemerintahan Desa Dan Tim Pelaksana Kegiatan(TPK) mengatakan dialihkan, salah satunya untuk Padat Karya Tunai (PKT) 30 persen yakni pembangunan gedung TK Dharma wanita, namun berbeda dengan Pengakuan Nuriyah Kepala Sekolah TK Dharma Wanita, Kepada tim Jejakkasus – detikkasus.com , sampai berita ini ditulis, pihaknya mengatakan belum menerima laporan terkait itu,

“Kami belum menerima laporan terkait itu, kalau laporan mengenai pembangunan awal yang senilai seratus juta lebih sekian itu memang iya, “jawab Nuriyah Kepala TK Dharma Wanita.

(Tim9/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *