Terkait Pemberitaan Lahan Kebun Miliknya, Ini Klarifikasi H Yasak

Bangka Barat I Jejakkasus.info – Haji Yasak (53) warga Dusun Tambang 6, Desa Mislak, Kecamatan Jebus,Kabupaten Bangka Barat, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan lahan kebon miliknya, yang berlokasi di Sempadan Desa Pebuar dan Desa Ketap.

Klarifikasi dilakukan di kediaman Haji Yasak disaksikan beberapa warga, Dusun Tambang 6,Desa Mislak,Kecamatan Jebus,Bangka Barat,Selasa (15/11/2022).

Dalam klarifikasinya, Haji Yasak menjelaskan poin – poin yang dirasa tidak ia lakukan, penjelasan yang disertai data – data kwitansi pembayaran ganti rugi tanam tumbuh, kepada beberapa warga Dusun Tambang 6, Kecamatan Jebus adalah dasar untuk memberikan klarifikasi yang diantaranya adalah :

1.Tuduhan Penyerobotan lahan ; Kami tidak merasa menyerobot lahan siapapun, karena kami sudah membayar ganti rugi tanam tumbuh kepada pemiliknya.

2.Terkait lahan kawasan Haji Yasak yang merasa dirinya warga asli jebus tidak tahu menahu karena pekerjaan yang dia tekuni selama ini untuk menghidupi keluarganya ada berkebun yang sudah dilakukannya dari tahun 1995.

3.Untuk Hutan Bakau yang disebutkan dalam pemberitaan media ini, Haji Yasak hanya menumpang pembuatan bandar air, sedangkan perambahan dan perusakan yang juga disebut – sebut, Haji Yasak mengatakan dilahan itu hanya berupa belukar.

4,Niatan penanaman Sawit di lahan bertujuan untuk sebagai sumber penghasilan untuk membiayai kegiatan Pondok Hafiz, tempat belajar tamat Alquran yang di kelola oleh anaknya .
Haji Yasak juga menyampaikan tujuan klarifikasi ini untuk memberikan Hak Jawabnya sebagai warga, supaya jangan ada pihak – pihak lain juga publik salah memahami isi dari pemberitaan sebelumnya.

“Tujuan klarifikasi ini supaya masyarakat tidak salah paham,dengan pemberitaan media sebelumnya,” kata Haji Yasak.

Namun demikan Haji Yasak yang hari ini ,Selasa, (15/11) sudah memenuhi surat panggilan dari pihak KPH, pihak berkomitmen tetap akan koperatif jika sewaktu – sewaktu diperlukan untuk diminta keterangannya, terkait kebon yang baru dikelolanya itu,

“Saya siap hadir jika sewaktu – waktu saya diperlukan dalam hal ini.”pungkasnya.

(Dicky Pratama)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *