Terkait Proses Pemberhentian Empat ASN Hingga Kini BKD PSDM Kaur Mengaku Belum Terima Salinan Inkrah.

by -142 views

Jejakkasus.info | Pasca Pemberhentian 16 ASN tersandung kasus tindak pidana korupsi yang sudah memiliki Inkrah dari Pengadilan Tipikor Bengkulu beberapa waktu lalu, belum lama ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur kembali menerima surat perintah dari BKN RI untuk melakukan penelusuran terhadap kasus yang menimpa BG, DA, AU dan SO yang nota benenya merupakan ASN dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kaur, anehnya hingga kini BKD PSDM Kaur mengaku belum juga mendapat salinan keputusan dari Pengadilan Tipikor Bengkulu, sehingga pemeberhentian keempat ASN tersebut belum bisa dilakukan.

Adapun keempat ASN yang sudah memiliki keputusan tetap dari Pengadilan Tipikor Bengkulu tersebut yaitu, BG dan DA terlibat kasus OTT bidan PTT BKD PSDM, AU guru SD OTT Dana Takola, dan SO terbukti terlibat kasus korupsi di BPKAD Kota Madiyah Bengkulu.

Sebagaimana pernah di tulis oleh media Online Jejak Kasus Info beberapa waktu lalau, Sekretaris Daerah Nandar Munadi M,si pernah mengatakan bahwa syarat untuk melakukan pemberhentian terhadap empat ASN belum cukup diantaranya salinan keputusan dari pengadilan.

Kepala Dinas Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kaur melalui Kabid Fungsional saat dikonfirmasi tekait tindak lanjut proses pemecatan empat ASN tersebut kamis (14/03/19), mengakui bahwa kasus yang menimpa empat ASN tersebut masuk ke renah tipikor, namun sejauh ini BKD belum mendapatkan salinan keputusan dari Pengadilan Tipikor Bengkulu, jelas Syalehjon.

Ditegaskannya, hingga kini BKD PSDM terus berupaya keras untuk mendapatkan salinan keputusan tersebut dengan cara mengirim surat kepada Pengadilan Tipikor Bengkulu, namun belum ada jawaban dari pihak pengadilan.

“kita sudah dua kali mengirimkan surat ke Pengadilan Tipikor untuk meminta salinan putusan terkait emapat ASN tersebut, untuk surat yang kedua kita kirim ditahun 2018 ini,namun belum juga ada jawaba,” ujar syalehjon.

Ditegaskannya, apabila dalam batas waktu yang telah ditentukan tidak ada jawaban dari pengadilan tipikor untuk memberikan hasil salinan inkrah, maka BKD kaur akan mendatangi secara langsung kekantor Pengadilan tioikor Bengkulu untuk meminta salinan keputusan tersebut, tegas Syalehjon. (Iwan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *