Tradisi Buka Puasa Bersama Masih Bisa Di Lakukan Tetapi Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan

oleh -9 views

Jejakkasus. Info | JATENG & DIY

 

Semarang – Buka bersama atau biasa disebut Buber terlalu banyak orang di massa pandemi memang berbahaya bila tidak memperhatikan Protokol Kesehatan.

Bahwa puasa ramadhan pada tahun 2021 ini, masyarakat sebaiknya tetap menjaga protokol kesehatan dengan menghindari kerumunan, terutama tradisi saat buka puasa secara bersama.

“Tradisi Buka puasa bersama menjadi budaya yang kerap dilakukan masyarakat Indonesia khususnya sebelum pandemi”

“Hindari berbuka puasa bersama melebihi kapasitas, Itu adalah tempat yang berbahaya, bahwa puasa tidak akan mengganggu imunitas di dalam tubuh, sudah banyak studi yang menyatakan bahwa puasa yang setidaknya dilakukan selama 3 hari akan efektif membantu proses peremajaan sistem imun melalui produksi sel darah putih baru, masyarakat kalau bisa membatasi diri ketika berbuka puasa agar asupan gizi yang dimakan ketika berpuasa tetap seimbang untuk menjaga kesehatan. “Tandas Wahyudi yang akrab di sapa Wahyudi Als Karebet selaku Bid Hukum dan HAM FKSB.

“Saat berbuka memang saat yang membahagiakan, tapi tetap jaga penguasaan diri kita dengan membatasi makan makanan tinggi lemak seperti gorengan, gajih, Kerupuk dan lainnya, serta mengurangi konsumsi Gula,Sirup atau pemanis dari takjil dan makanan penutup lainnya,” pungkas Wahyudi Als Karebet

(Dharni, Jejak Kasus – Melaporkan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *