Tujuh Tanda Bathin yang Lelah

Jejakkasus.info | Hikmah Islami

Dalam kehidupan bahwa lelahnya fikiran terkadang menghampiri oleh aktifitas maupun masalah hidup
Telah banyak kejenuhan fikiran yang merembet pada kelelahan bathin atas aktifitas kehidupan yang kerap kali banyak hambatan dan masalah
Inilah salah satu dari lelahnya bathin :

1. Mudah tersinggung
2. Menjadi tidak sabaran dan mudah marah.
3. Tidak termotivasi untuk melakukan sesuatu bahkan pada hal yang biasanya disukai.
4. Sering gelisah atau ketakutan akan banyak hal secara berlebihan.
5. Sering rasanya ingin menangis tiba-tiba dan merasakan kesedihan maupun keresahan tanpa tau sebabnya.
6. Mulai terasing dengan sekitar, merasa sendirian di tengah keramaian
7. Tidur mulai tidak merasakan nyenyak dan saat bangun tidak bugar.

Maka itu adalah tanda jiwa atau batin tengah kelelahan.
Saran terbaik adalah :
Hentikan sejenak aktivitas yang menyita banyak waktu dan kelelahan
Kemudian luangkan untuk mengistirahatkan fikiran dan jiwa
Banyak cara yang di lakukan, salah satunya:
– Pergi ke tempat yang berhubungan dengan Alam dan bersantai sambil berfikir bagaimana menyingkapi kehidupan yang tentunya bathiniyah dan fikiran selalu terpaut akan Tuhan nya dan kuasanya

– Meditasi

– Mengheningkan diri dari keramaian sambil dalam hati berdzikir kepada Alloh

– Ibadah waktu malam dan berdikir dengan rahsa apa yang di ucapkan
Kemudian mengkoneksikan jiwa kepada sang pemilik kehidupan (Bermunajat)

Karena tiada dokter yang bisa mengobati sang jiwa kecuali sang pemilik jiwa
Maka wujudkan kedekatan kepada sang pemilik semua jiwa
Karena bila kita renungkan
Bahwa waktu kita amatlah sedikit antara kesibukan duiawi dengan waktu kita kepada sang kholiq

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Alloh
Ingatlah..Hanya dengan mengingat Alloh hati menjadi tenteram ”.
(Qs. Ar-Ra’du: 28)

Jangan sampai lelahnya jiwa membuat kita tak bisa menjadi pribadi terbaik saat hidup di dunia_
Karena tanpa sadar, lelahnya jiwa membuat kita menjadi mati sebelum jasad mati

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجاً. وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ

“ Barangsiapa yang bertakwa kepada Alloh niscaya Dia akan memberikan baginya jalan keluar (Dalam semua masalah yang dihadapinya)
Dan memberinya Rizqi dari arah yang tidak disangka-sangkanya ”.
(QS. Ath-Tholaaq: 2-3)

Sebuah ketakwaan kepada Alloh tidak mungkin dicapai kecuali dengan menegakkan semua amal ibadah mulai dari wajib maupun sunnah
Dari semua amal perbuatan kita senantiasa menjauhi semua perbuatan yang di larang dan mengerjakan amalan yang di Ridhoi Alloh Subhanahu wa Ta’ala
Yang tentunya Alloh senantiasa melihat apa yang kita kerjakan di setiap waktu
Bagi hamba yang selalu ingin di perhatikan dan mendapatkan petunjuk maupun pertolongan Alloh
Maka dalam setiap perbuatan ia selalu mengerjakan kebaikan daripada keburukan yang Alloh Murkai

Dalam hal ini harus singkron antara amaliyah Dhohiriyah dengan Amalan Bathiniyah
Serta menyempatkan waktunya untuk selalu menghadap sang Kholiq (Bermunajat) di kala malam
Dengan kesendirian maupun berjama’ah

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مِنْ أَمْرِهِ يُسْراً

“ Barangsiapa yang bertaqwa kepada Alloh
Niscaya Dia akan menjadikan baginya kemudahan dalam (semua) Urusannya ”.
(Qs. Ath-Tholaaq: 4).

(AR)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *