Wacana Kades Kayu Besi Pasca Tambang Timah

oleh -49 views

Pangkalpinang l Jejakkasus.info – Aktivitas tambang di Dusun Kayu Besi II Desa Kayu Besi Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah dengan jenis Tambang Inkonvensional di lahan Desa Kayu Besi sudah dikeluarkan SPK nya oleh PT. Timah, Tbk.

Menurut pantauan awak media di lokasi aktivitas tambang berskala kecil tersebut sudah mengantongi surat ijin, yang mana masyarakat dusun kayu besi II itu sendiri yang berupaya mengurus surat ijin karena lokasi tersebut masih masuk KP timah, sehingga dari pihak PT timah menerbitkan SPK agar masyarakat dusun kayu besi bisa bekerja tambang secara legal.

Berdasarakan hasil wawancara dari tim jejak kasus info bersama kades kayu besi yang bertempat di kantor desa kayu besi pada hari Rabu, (28/04/2021), Kades Kayu Besi Yohanes Tamaela menyampaikan bahwa wacana pasca tambang lokasi tersebut akan dibangun gedung ruko UMKM, gedung balai pustaka dan kolam ikan.

Kolong tersebut akan kita timbun kembali terutama pada titik disamping talut dan akan kita pergunakan untuk pembangunan gedung perpustakaan gedung UMKM dan kolam ikan di mana rencananya gedung akan dibuat di posisi depan sementara yang dibelakang akan kita buat kolam ikan dengan tujuan untuk menampung serap air, master plan untuk pengerjaannya sudah kami buat, tutur kades.

Selain dari program pembangunan yang disebutkan oleh pak kades diatas, pak kades juga sempat menyampaikan visi misi desa kayu besi yang antara lain mengenai hal wisata dan perdagangan yang dasar acuannya tetap pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa ( RPJM des ). kita tetap mengikuti RPJM daerah, hanya saja ya tetap melihat tipologi daerah kayu besi, misalnya dalam hal pertanian,lebih cocoknya kalau disini lebih menitik beratkan ke buah buahan, lada atau sawit,kata pak kades.

Jauh sebelum dilakukan penambangan bahwa Kolong Jiuhin ini sudah masuk dalam RPJMDes Tahun 2018-2024
Untuk penataan Kolong Juihin, Pembangunan warung/Pujasera wisata Kolong Juihin dan pengembangan wisata Kolong Juihin semua sudah masuk.

“RPJM ini dari Provinsi setelah itu Kabupaten dan setelah Kabupaten baru Desa. Kita ambil detail di Kabupaten yang perdagangan, pertanian dan kita tidak bisa keluar dari RPJMDaerah” ungakap Yohanes Tamaela.

Bersamaan itu pula awak media meminta pernyataan dari kadus setempat dalam hal ini Ping Djin , beliau menyampaikan sangat mendukung apa yang telah direncanakan oleh kades tersebut, kami selaku kadus sangat mendukung dan mengapresiasi rencana Pak kades karena program tersebut memang diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat dan masyarakat di dusun kami sangat membutuhkan dengan apa yang direncanakan oleh Pak kades tutur Kadus.

Harapan kami semua pembangunan di Desa Kayu Besi ini dapat berjalan lancar dan sesuai dengan aturan. Apalagi pasca Tambang Invenkonsional ini, Tutupnya. (Tim Jejakkasus.info)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *