Warga Pekon Kedaung Meminta Kepada APH Periksa Kepala Pekon Kedaung Diduga Korupsi ADD Tahun 2021

Pringsewu, Jejakkasus.info – pada tahun anggaran 2021 Pekon  Kedaung, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung dapatkan kucuran Dana- Desa (DD) ratusan juta rupiah untuk dialokasikan berapa item seperti berikut.
Pelaksanaan Pembangunan Desa
Pemeliharaan Sistem Pembuangan Air Limbah (Drainase, Air limbah Rumah Tangga) Rp. 12.492.000
Penyelenggaraan Posyandu (Makanan Tambahan, Kelas Ibu Hamil, Kelas Lansia, Insentif Kader Posyandu) Rp. 17.271.000
Pengasuhan Bersama atau Bina Keluarga Balita (BKB) Rp. 5.750.000
Penyelenggaraan Pos Kesehatan Desa (PKD)/Polindes Milik Desa (Obat-obatan; Tambahan Insentif Bidan Desa/Perawat Desa; Penyediaan Pelayanan KB dan Alat Kontrasepsi bagi Keluarga Miskin, dst)Rp. 3.375.000
Pengelolaan Lingkungan Hidup Desa Rp. 60.000.000
Penyelenggaraan PAUD/TK/TPA/TKA/TPQ/Madrasah Non-Formal Milik Desa** (Bantuan Honor Pengajar, Pakaian Seragam, Operasional, dst)Rp. 8.200.000.
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan/Pengerasan Jalan Desa **Rp. 83.401.000
Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp. 21.400.000
Pembangunan/Rehabilitasi/Peningkatan Prasarana Jalan Desa (Gorong-gorong, Selokan, Box/Slab Culvert, Drainase, Prasarana Jalan lain) Rp. 6.479.300.
Penyelenggaraan Informasi Publik Desa (Misal : Pembuatan Poster/Baliho Informasi penetapan/LPJ APBDes untuk Warga, dll) Rp. 13.980.000
Penanggulangan Bencana, Keadaan Darurat Dan Mendesak DesaPenanggulangan Bencana Rp. 33.412.500.
Hal ini ada beberapa item realisasi Dana Desa tahun 2021 di pekon Kedaung yang diduga realisasinya tidak sesuai dengan semestinya seperti realisasi kegiatan Pengelolaan Lingkungan Hidup Desa Rp. 60.000.000 dan Pengelolaan dan Pembuatan Jaringan/Instalasi Komunikasi dan Informasi Lokal Desa Rp. 21.400.000, serta realisasi kegiatan Pengasuhan Bersama atau Bina Keluarga Balita (BKB) Rp. 5.750.000.
Warga pekon Kedaung meminta kepada aparat penegak hukum (APH) untuk dapat melakukan pemeriksaan anggaran dana desa tahun 2021 diduga keras di korupsi oleh kepala pekon, kami sebagai warga pekon Kedaung tidak pernah melihat pembangunan dana desa tahun 2021, mungkin laporannya ada tapi fakta dilapangan tidak ada, pembangunan.”ucapannya
Untuk hal tersebut, kepala Pekon Kedaung ( Bahtarim) melalui pesan selulernya mengatakan, “Maksudnya gimana. Kerumah aja  biar terang dan jelas,” katanya singkat saat dikonfirmasi.
Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *