Warga Tanjung Pecinan Hilang Misterius Di Perairan Pantai Pathek

oleh -1.052 views

Jejakkasus.info | Situbondo – Dua hari tidak pulang kerumahnya pamit sama kelurganya mau menjaring ikan di pesisir Pantai Pathek, pekerjaan yang ditekuni sudah lama atau puluhan tahun dan memang bekerja mecari ikan dengan perlatan jaring serta ban mobil bekas yang sering di pakai atau di gunakan alat untuk menangkap ikan.

Sementara menurut keterangan dari anak tirinya Eho dan usi bapak tirinya Subairi umur 57 tahun rt.02 / rw 07 warga desa Tanjung Pecinan timur kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, berangkat dari rumahnya untuk jaring ikan sekitar puku 24.00. wib, selasa 15/12/2020. “Pungkasnya”

Untuk sementara pencarian tadi siang yang dilakukan oleh perangkat desa Bapak Kades Gelung H. Baikuni dan Babinsa, beserta warga, tidak membuahkan hasil, sementara yang di temukan di TKP ( Tempat Kejadian Perkara ), cuma alat yang di gunakan untuk menangkap ikan berupa Jaring Ban mobil bekas serta alat alat lainya.

Pada sore ini, menurut pantauan dari Media Jejakkasus yang melakukan liputan kelokasi yang datang kelokasi temapt hilangnya korban, dari Kepolisian Sektor Panarukan, Kapolsek Iptu Efendi, kanit Serse Agus bastomi dan anggotanya, serta Kades Tanjung Pecinan H. Untung, beserta perangkat desa Tanjung Pecinan, Babinsa Arip dan Anggota Marinir, dari dinas Perikanan juga ikut datang ke TKP.

Setelah dari pihak desa dan Babinsa melaporkan kejadian tersebut kepada BPBD ( BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH), dan Tim SAR turun ke lokasi untuk melakukan penyisiran di wilayah hilangnya korban, walaupun dengan peralatan seadanya menggunakan perahu nelayanyang ada di ada dilokasi, Tim SAR dan BPBD tetap tanggap untuk melakukan pencairan dan penyisiran di lokasi Pantai Pathek kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, untuk sementara pencarian akan dilanjutkan besok hari sambil menunggu peralatan dari Basarnar Jember yang saat ini baru berangkat ke Situbondo menurut Tim Basarnas saudara Jefri di lokasi “Imbuhnya.” ( Hosni ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *