Wujudkan Rasa Aman Polsek Kuta Utara Amankan Tradisi Perang Ketupat.

Badung | jejakkasus.info –
Kuta Utara – Kepolisian Sektor Kuta Utara mengamankan tradisi unik dan penuh makna, yaitu Perang Ketupat Bantal yang di gelar Desa Adat Padang Luwih bertempat di Pura Desa dan Puseh Banjar Pendem Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Senin (6/10/2025) pukul 18.00 Wita.

Untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara tersebut Polsek Kuta Utara menerjunkan sejumlah personelnya di pimpin Kanit Lantas AKP I Nyoman Suarjana SH

Baca Juga:  Kerahkan 315 Personel, Polda Bali Siap Amankan Debat Kedua Cagub-Cawagub Bali

Kapolsek Kuta Utara Kompol I Ketut Agus Pasek Sudina SIK.,MH menjelaskan bahwa pengamanan ini dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat dan untuk memastikan bahwa tradisi ini dapat berjalan dengan aman dan damai.

“Kami ingin memastikan bahwa tradisi perang ketupat ini dapat berjalan dengan lancar dan aman, serta menjadi momen yang menyenangkan bagi masyarakat,” ujar Kapolsek Kuta Utara.

Baca Juga:  Stop Bullying, Sat Binmas Berikan Penyuluhan Siswa SD

Personel Polsek Kuta Utara yang bertugas terlihat sigap dan profesional dalam melakukan pengamanan. Mereka ditempatkan di titik-titik strategis di sekitar lokasi acara dan melakukan pengaturan lalu lintas untuk memastikan bahwa acara dapat berjalan dengan lancar.

Masyarakat yang mengikuti tradisi perang ketupat ini menyambut positif upaya Polsek Kuta Utara dalam mengamankan acara tersebut. Mereka merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya petugas kepolisian yang berjaga dan melakukan pengawasan

Baca Juga:  Jelang Hari Raya Nyepi, Kapolsek KediriĀ  Lakukan Koordinasi dengan Forkompimcam

“Terima kasih kepada Polsek Kuta Utara yang telah mengamankan acara kami. Kami merasa lebih aman dan nyaman dengan adanya petugas kepolisian yang berjaga,” ujar salah satu peserta perang ketupat.

Dengan pengamanan yang dilakukan oleh Polsek Kuta Utara, tradisi perang ketupat dapat berjalan dengan lancar dan aman. Semoga tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi bagian dari budaya masyarakat Bali.

[Amin77]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *